Dedi Mulyadi Bawa Bantuan Rp 4,5 Miliar ke NTT, Rumah Rusak Berat Terima Rp 20 Juta
Laksmi Anindita August 23, 2026 02:44 PM

TRIBUNWOW.COM - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meninjau langsung permukiman warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (21/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Dedi Mulyadi atau KDM membawa bantuan senilai Rp 4,5 miliar untuk membantu warga terdampak gempa.

Dana tersebut berasal dari penggalangan sumbangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama sejumlah pengusaha dan lembaga di daerah.

Peninjauan dilakukan hingga malam hari untuk memetakan tingkat kerusakan bangunan sekaligus memastikan bantuan perbaikan rumah dapat disalurkan kepada warga yang membutuhkan.

KDM mengecek sejumlah rumah warga yang mengalami kerusakan, termasuk bangunan dengan dinding retak dan bagian penyangga yang mengalami kerusakan.

Untuk rumah yang mengalami kerusakan berat, bantuan perbaikan diberikan sebesar Rp 20 juta per rumah.

Selain memeriksa kondisi bangunan, Dedi juga berdialog dengan warga serta petugas di tenda pengungsian.

Pendataan dan verifikasi dilakukan untuk mencocokkan kondisi rumah dengan data kerusakan di lapangan.

Di Kelurahan Bangka Leleng, Kecamatan Lamba Leda Selatan, bantuan diberikan kepada 23 pemilik rumah rusak berat dengan nilai masing-masing Rp 20 juta.

Sementara 83 rumah rusak ringan masing-masing mendapat bantuan Rp 5 juta.

Baca juga: Atta Halilintar Terjun Langsung Bantu Korban Gempa NTT dan Ikut Rasakan Guncangan

Kemudian di Kelurahan Nggalakleleng, Kecamatan Pocoranaka, bantuan diberikan kepada 20 rumah rusak berat dengan nilai masing-masing Rp 20 juta.

Sebanyak 18 rumah rusak ringan masing-masing mendapat bantuan Rp 5 juta.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat Adi Komar mengatakan, jumlah penerima bantuan bertambah setelah dilakukan verifikasi langsung di lapangan.

Penyaluran bantuan dikoordinasikan Tim Aju BPBD Jawa Barat bersama BPBD setempat, pemerintah daerah, dan pihak terkait.

Menurutnya, bantuan langsung diberikan agar warga dapat segera memperbaiki rumah dan mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Sementara itu, BNPB mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat gempa NTT mencapai 83 orang hingga Sabtu (22/8/2026) sore.

Korban luka-luka tercatat 986 orang, sedangkan jumlah pengungsi mencapai 110.785 orang.

Di sisi lain, kunjungan Dedi Mulyadi ke NTT mendapat sorotan dari pengamat politik.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurniansyah, menilai aksi kemanusiaan tersebut tetap perlu diimbangi dengan perhatian terhadap berbagai persoalan di Jawa Barat.

Ia menilai aktivitas KDM di lokasi bencana berpotensi mendapat persepsi sebagai bagian dari pencitraan politik jika terlalu ditonjolkan melalui media sosial.

Namun, pandangan tersebut merupakan penilaian pengamat dan bukan kesimpulan resmi mengenai tujuan kunjungan KDM.

Baca juga: KPK Telusuri Dugaan TPPU Rektor Unsoed, Ada Pembelian 3 Bidang Tanah

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.