Pemkab Aceh Utara Terima Bantuan Mobil Dapur Umum Lapangan dari BNPB
Ansari Hasyim August 23, 2026 04:24 PM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana dengan menambah armada operasional berupa satu unit Mobil Dapur Umum Lapangan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Bantuan tersebut diterima Bupati Aceh Utara H Ismail A Jalil atau yang akrab disapa Ayahwa di Jakarta, Jumat (21/8/2026). Penyerahan turut dihadiri Plt Kepala Pelaksana BPBD Aceh Utara, M Nasir.

Mobil Dapur Umum Lapangan itu akan digunakan untuk mendukung pelayanan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana, khususnya dalam penyediaan dan distribusi makanan.

Armada tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi para pengungsi serta personel yang terlibat dalam penanganan bencana di lapangan.

Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil dalam siaran pers yang diterima Serambinews.com, Minggu (23/8/2026), mengatakan tambahan armada tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kapasitas pemerintah daerah menghadapi kondisi darurat.

Baca juga: MBG Belum Menjangkau 15 Sekolah di Sukamakmue, Dapur SPPG Tunggu Persetujuan Pusat

“Satu unit armada dapur umum ini sangat vital untuk mempercepat pelayanan dasar logistik di lapangan. Atas nama Pemkab dan warga Aceh Utara, kami mengapresiasi dukungan berkelanjutan dari BNPB,” ujar Ayahwa.

Menurut Ayahwa, ketersediaan fasilitas pendukung menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat respons pemerintah ketika bencana terjadi.

Dengan adanya mobil dapur umum, kebutuhan makanan di lokasi terdampak dapat ditangani secara lebih cepat dan fleksibel.

Armada tersebut nantinya dapat dikerahkan ke berbagai wilayah yang membutuhkan, terutama ketika terjadi bencana yang berdampak terhadap masyarakat dalam jumlah besar.

Mobilitas fasilitas dapur umum memungkinkan pelayanan dilakukan lebih dekat dengan lokasi pengungsian maupun titik terdampak.

Ayahwa mengatakan Pemkab Aceh Utara akan menyiagakan armada tersebut sebagai bagian dari sistem penanganan tanggap darurat daerah.

“Dengan dukungan fasilitas seperti ini, jajaran Pemkab Aceh Utara dapat bergerak lebih responsif ketika terjadi bencana. Armada ini akan disiagakan sehingga dapat segera dikerahkan ke titik-titik yang membutuhkan,” katanya.

Ia menilai penanganan bencana tidak dapat dilakukan pemerintah daerah secara sendiri. Karena itu, koordinasi dan sinergi dengan BNPB, BPBD, serta instansi terkait perlu terus diperkuat.

Pemkab Aceh Utara juga berkomitmen membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih terpadu dan terukur, mulai dari kesiapsiagaan, evakuasi, pemenuhan kebutuhan dasar hingga penanganan pascabencana. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.