Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Kodim 0110/Abdya berhasil keluar sebagai juara Turnamen Sepak Bola U-43 Pangdam IM Cup 2026 setelah mengalahkan Buldozer FC Banda Aceh, dengan skor 2-1 pada partai final.
Laga panas tersebut berlangsung di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, Sabtu malam (22/8/2026).
Laga puncak tersebut berlangsung sengit sejak pluit babak pertama ditiup wasit Aidil dari liga 1.
Kedua kesebelasan tampil agresif dan berusaha menguasai jalannya pertandingan. Hingga memasuki menit ke 15, tim Buldoser mampu membobol gawang Kodim Abdya lewat sentuhan kaki Furqan.
Tidak perlu waktu lama, tepatnya pada menit 24, tim Kodim Abdya berhasil bangkit dari ketertinggalan, setelah tendangan keras Bupati Abdya Safaruddin, Kodim Abdya mampu menyamakan kedudukan di papan skor menjadi 1-1.
Tak puas sampai di situ, Bupati Safaruddin, yang mengenakan nomor punggung 7 kembali mencetak gol pada menit 33, hingga skor berubah menjadi 2-1 hingga berakhirnya babak pertama.
Baca juga: Kodim Abdya Borong Juara 1 Tarik Tambang Antar Instansi di HUT Ke-81 RI
Di babak kedua, kedua tim tampil menekan, namun skor tidak berubah hingga pluit terakhir dibunyikan.
Dengan kemenangan skor 2-1, Kodim 0110/Abdya berhasil keluar sebagai juara Turnamen Sepak Bola U-43 Pangdam IM Cup 2026.
Turnamen secara resmi ditutup Pangdam Iskandar Muda, Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, pada Sabtu malam (22/8/2026) di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, setelah seluruh rangkaian pertandingan hingga partai final selesai digelar.
Dalam sambutannya, Pangdam mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti kompetisi dengan penuh semangat dan menjunjung sportivitas.
Menurutnya, keberhasilan turnamen tidak hanya diukur dari tim yang keluar sebagai juara, tetapi juga dari terbangunnya semangat persaudaraan, kebersamaan, dan sportivitas selama kompetisi berlangsung.
Baca juga: Komit Perangi Narkoba, Prajurit Kodim Abdya Jalani Tes Urine
“Saya sangat mengapresiasi antusiasme seluruh peserta yang begitu luar biasa.
Sebanyak 33 tim dari berbagai kabupaten dan kota di Aceh ikut berpartisipasi.
Ini menunjukkan bahwa sepak bola mampu menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan menyatukan masyarakat dari berbagai daerah,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para pemain agar menjadikan pertandingan sebagai momentum untuk menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap mengedepankan disiplin, sportivitas, dan prinsip fair play.
Menurutnya, kemenangan dan kekalahan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sebuah kompetisi.
“Saya berpesan agar seluruh pemain bertanding dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, serta fair play.
Menang atau kalah merupakan bagian dari pertandingan. Yang paling penting adalah menjaga persaudaraan, menghormati lawan, dan memberikan permainan terbaik,” katanya.
Baca juga: TMMD Ke-128 Kodim Abdya, TNI Hadirkan Merah Putih di Gunong Cut
Pangdam turut memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, perangkat pertandingan, wasit, official, dan seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan turnamen.
Kerja sama berbagai pihak dinilai menjadi salah satu faktor penting sehingga seluruh pertandingan dapat berlangsung aman, tertib, lancar, dan tetap menjunjung nilai-nilai sportivitas.
Dia berharap Pangdam IM Cup tidak berhenti sebagai ajang kompetisi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga di Aceh.
Menurutnya, kegiatan olahraga perlu terus dikembangkan untuk membangun masyarakat yang sehat, produktif, kompak, dan memiliki semangat kebersamaan.
“Saya berharap turnamen ini tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas dalam mempererat persaudaraan dan memperkuat persatuan masyarakat Aceh," ucapnya.
"Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi momentum untuk meningkatkan pembinaan olahraga, menjaga kesehatan, serta membangun Aceh yang semakin maju, sehat, harmonis, dan penuh kebersamaan,” pungkasnya.
Line Up Pemain Kodim/0110 Abdya
Udin Bakongan, Mursal, Heri, Ogek, Adi, Nasir Jangka, Beng-Beng, Ismail, Faisal Jalil, Irfan Mandala, dan Safaruddin. (*)