TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sosok Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak tengah jadi sorotan.
Pun dengan harta kekayaan Dahnil yang belakangan dikaitkan dengan tudingan soal motor Vespanya.
Nama Dahnil Anzar ramai diperbincangkan lantaran adu argumen di media sosial Threads dengan Ario Kiswinar.
Dahnil tampak tidak terima dituding Vespanya bodong oleh Kiswinar.
Karenanya, Dahnil pun mengaku bakal melaporkan Kiswinar ke polisi atas tuduhan tersebut.
Awalnya di akun Threads-nya, Kiswinar mengomentari foto Dahnil sedang naik Vespa berpelat nomor B 6008 DAS.
Melihat postingan tersebut, Kiswinar pun menyinggung soal pelat nomor Vespa Dahnil yang tidak diketahui datanya.
Dari sanalah Kiswinar yang dikenal sebagai anak motivator Mario Teguh pun menuding motor Dahnil adalah bodong.
"Saking sibuknya sampai plat vespanya aja bodong ya Nil. Sekelas Wakil Menteri Haji dan Umroh lho nil. Masa iya nggak mampu sih nil? ckckckck nil nil gaya lo nil," tulis Kiswinar.
Tudingan dari Kiswinar itu segera direspon Dahnil.
Gusar, Dahnil menyebut Kiswinar telah memfitnahnya.
Tanpa basa-basai lagi, Dahnil pun mengurai rencananya untuk melaporkan Kiswinar ke kepolisian.
"Sebagai pembelajaran, secara resmi sy akan melaporkan fitnah kiswinar ini kepolisian. Dan beberapa akun lainnya yg ikut menebar fitnah. Agar kebiasaan memaki dan menebar fitnah bisa dihentikan," balas Dahnil Anzar.
Lebih lanjut, Dahnil pun bercerita soal asal-usul motor Vespanya itu.
Diungkap Dahnil, Vespa tua itu memang tak memiliki surat lengkap.
Namun semua suratnya belakangan telah ia selesaikan lengkap dengan pembayaran pajar.
Lantaran hal itu Dahnil mengaku tak terima difitnah oleh Kiswinar soal motor bodong.
"Iya Fitnah. Sbg penghobi Vespa tua, vespa ini baru sy beli dari tangan sebelumnya, dan kebiasaan sy vespa tua yg tak bersurat dll langsung sy lengkapi surat2nya dan pajaknya. Nah, laku kuswinar ini menebar kebencian dan fitnah harus dihentikan, spy sehat keadaban kita. Kritik baik dan harus, bukan fitnah dan kebencian," ungkap Dahnil.
Setelah Dahnil mengurai cerita demikian, seorang netizen bernama akun @profesorojol kembali mencecar sang Wamen.
Akun tersebut memberikan bukti bahwa Dahnil baru mengurus pelat nomor dan pajaknya itu setelah viral debat dengan Kiswinar.
Ia bahkan membagikan tangkapan layar bukti bahwa Dahnil baru mengurus pelat nomornya tersebut di tanggal 21 Agustus 2026.
"Motor keluaran tahun 1974, dengan plat nomor sebelumnya asal Kab. Klaten AD 2194 MJ (Bukti video diunggah 11 Juli 26)
Tanggal 27 Juli, plat nomor depan kendaraan nya dicopot (kemungkinan lagi proses CUSTOM plat nomor baru)
Tanggal 9 Agustus, plat nomor Custom yang baru sudah pasang, sedangkan plat nomor Custom tersebut baru terdaftar tanggal 21 Agustus (telat 12 hari, BODONG selama 12 hari)," tulis akun @profesorojol.
Mengetahui hal itu, Kiswinar pun kembali menyentil Dahnil.
Kiswinar masih heran kenapa Dahnil ingin melaporkannya ke polisi padahal yang ia tuliskan adalah fakta.
"Izin ini bagaimana ya. Saya mau dilaporkan karena berhasil membuat anda taat pajak apa bagaimana ini," kata Kiswinar.
Namun diungkap Dahnil, ia mengurus pelat nomor barunya itu bukan baru sehari atau setelah viral.
"Infokan ngurus plat bodong dalam sehari nil," tulis netizen.
"Dit, bukan sehari tepatnya, berhari2," balas Dahnil.
Baca juga: Wakil Menteri Akan Laporkan Anak Mario Teguh Gara-gara Plat Nomor Vespa, Tanggal Bayar Pajak Disorot
Disorot gara-gara perang argumen dengan Kiswinar di media sosial, sosok Dahnil Anzar telah lama dikenal oleh publik.
Kader Partai Gerindra ini kian disorot setelah jadi Wakil Menteri Haji dan Umrah.
Tak cuma sosok, harta kekayaan Dahnil juga belakangan ikut jadi perhatian.
Dikutip TribunnewsBogor.com, Dahnil Anzar memiliki total kekayaan fantastis yakni mencapai Rp27.892.000.000.
Berikut adalah rincian harta kekayaan senilai puluhan miliar milik Dahnil Anzar:
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 10.200.000.000
1. Tanah dan Bangunan Seluas 39 m2/60 m2 di KAB / KOTA KOTA TANGERANG SELATAN, HASIL SENDIRI Rp. 650.000.000
2. Tanah dan Bangunan Seluas 60 m2/75 m2 di KAB / KOTA KOTA TANGERANG SELATAN, HASIL SENDIRI Rp. 1.550.000.000
3. Tanah dan Bangunan Seluas 136 m2/120 m2 di KAB / KOTA KOTA TANGERANG SELATAN, HASIL SENDIRI Rp. 3.000.000.000
4. Tanah dan Bangunan Seluas 64 m2/192 m2 di KAB / KOTA KOTA MEDAN , HASIL SENDIRI Rp. 2.500.000.000
5. Tanah dan Bangunan Seluas 90 m2/150 m2 di KAB / KOTA KOTA MEDAN , HASIL SENDIRI Rp. 2.500.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 3.292.000.000
1. MOBIL, TOYOTA ALPHARD 2.5 G A/T Tahun 2023, HASIL SENDIRI Rp. 1.200.000.000
2. MOTOR, HONDA SOLO Tahun 2019, HASIL SENDIRI Rp.12.000.000
3. MOBIL, MINI MINIBUS Tahun 2021, HASIL SENDIRI Rp.800.000.000
4. MOTOR, YAMAHA SOLO Tahun 2023, HASIL SENDIRI Rp.30.000.000
5. MOBIL, BWM MINIBUS Tahun 2019, HASIL SENDIRI Rp.500.000.000
6. MOBIL, TOYOTA LAND CUISER 200 STD Tahun 2013, HASIL SENDIRI Rp.700.000.000
7. MOTOR, VESPA SOLO Tahun 1974, HASIL SENDIRI Rp.50.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 1.400.000.000
D. SURAT BERHARGA Rp. ----
E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 13.000.000.000
F. HARTA LAINNYA Rp. ----
Sub Total Rp. 27.892.000.000
III. HUTANG Rp. ----
IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 27.892.000.000