TRIBUN-TIMUR.COM, WAJO - Annar petani di Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo keluhkan harga eceran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite tembus Rp20 ribu per botol.
Pertalite diisi ke dalam botol plastik berukuran 1.5 Liter.
"Saat ini di beberapa pengecer BBM di Belawa, Pertalite dijual dengan harga Rp20 ribu per botol plastik," kata Anwar kepada Tribun-Timur.com melalui Facebook Massenger, Minggu (23/8/2026).
Lanjut, kata dia harga tersebut dinilai sangat memberatkan petani di daerahnya.
"Masalahnya ini BBM Subsidi, tujuannya meringankan warga," ungkapya.
Olehnya itu, ia meminta agar pemerintah turun menangani masalah tersebut.
"Kiranya Bapak Camat Belawa, Bapak Kapolsek dan instansi terkait tindak lanjuti dan tertibkan hal demikian. Mari kita kawal bersama agar BBM Subsidi tepat sasaran," pintanya.
Di sisi lain, warga Kelurahan Lapongkoda Salman (34) mengeluh dirinya antre demi mendapatkan BBM.
Bukan di Pertamina, melainkan di Pertamini, usaha milik warga di Jl Pahlawan Sengkang.
Menurutnya, baru kali mengantre di Pertamini yang notabene nya berdekatan dengan Pertamina.
"Barusan saya antre ini di Pertamini, gara-gara tidak ada bensin di Pertamina," kata Salman, terpisah.
Dikatakan, jika antre di Pertamina akan memakan waktu lebih lama.
"Kalau antre di Pertamina lama sekali, bisa sampai 4 jam, jadi mending pilih pertamini saja meskipun antre juga," tuturnya