BANJARMASINPOST.CO.ID - Bukan hanya menang dan juara di final, namun pasangan Korea Baek Ha-na/Lee So-hee dari Korea juga mengukir sejarah di ajang badminton Kejuaraan Dunia BWF 2026.
Pasangan ini berhasil merebut gelar juara dunia perdana, wajar keduanya sangat gembira.
Ganda putri Korea Baek Ha-na/Lee So-hee dari Korea berhasil juara satu setelah menundukkan juara bertahan asal China, Liu Sheng Shu/Tan Ning, Minggu (23/8/2026).
Hebatnya lagi, keduanya berhasil memenangkan lagi di Indira Gandhi Stadium, New Delhi, India dalam 2 set langsung.
Baek/Lee hanya membutuhkan dua gim untuk memastikan kemenangan dengan skor kembar 21-15, 21-15 dalam durasi 51 menit.
Dominasi apik yang ditunjukkan pasangan Korea sejak gim pertama membuat Liu/Tan kesulitan mengembangkan permainan hingga gagal mempertahankan gelar.
Kekalahan tersebut sekaligus membuat Liu/Tan gagal mengikuti jejak seniornya, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan, yang pernah mengamankan gelar juara dunia secara back to back.
Baca juga: Chelsea Bidik Granit Xhaka, Sunderland Tolak Tawaran £8 Juta, Ini Reaksi Sang Pemain
Baca juga: Hasil Final Badminton Kejuaraan Dunia WBF 2026, Ganda Campuran Milik Prancis
Baek/Lee langsung memberikan tekanan sejak gim pertama dengan mengandalkan pertahanan kokoh yang membuat mereka mampu memberondong poin demi poin.
Liu/Tan terlihat kesulitan menembus pertahanan pasangan Korea sehingga tidak mendapatkan banyak kesempatan untuk mengambil alih permainan.
Situasi tersebut membuat Baek/Lee semakin nyaman mengontrol jalannya pertandingan dan akhirnya mengamankan gim pertama dengan skor 21-15.
Memasuki gim kedua, Liu/Tan mencoba mengubah strategi dengan meningkatkan tempo serangan sejak awal untuk memaksa Baek/Lee tidak terlalu banyak bermain bertahan.
Upaya tersebut sempat membuat pertandingan berlangsung lebih berimbang karena terjadi jual beli serangan pada awal gim kedua.
Namun, strategi Liu/Tan tidak bertahan lama karena Baek/Lee dengan cepat kembali menemukan pola permainan andalan mereka.
Pasangan Korea kembali mampu mengendalikan ritme pertandingan sehingga Liu/Tan kembali berada dalam tekanan meskipun sempat mengejar perolehan angka.
Ketika memasuki poin-poin kritis, Baek/Lee tetap tampil tenang dan mampu menjaga keunggulan hingga akhirnya menutup gim kedua dengan kemenangan 21-15.
Akhiri Penantian Korea Selama 31 Tahun
Gelar juara dunia ini menjadi semakin spesial karena Baek/Lee berhasil memecahkan telur bagi ganda putri Korea setelah penantian panjang selama lebih dari tiga dekade.
Ganda putri Korea terakhir kali menjadi juara dunia pada 1995, sehingga keberhasilan Baek/Lee kali ini sekaligus mengakhiri penantian selama 31 tahun.
Bagi Lee So-hee, gelar tersebut juga menjadi penebusan setelah sebelumnya gagal mengangkat trofi ketika masih berpasangan dengan Shin Seung-chan pada final Kejuaraan Dunia BWF 2021.
Baca juga: Siaran Langsung Persib vs Manila Digger di RCTI: Kick-off 19.00 WIB, Langkah ke ACL 2
Kegagalan tersebut akhirnya terbayar setelah Lee So-hee bersama Baek Ha-na mampu menumbangkan pasangan China sekaligus memastikan gelar juara dunia pertama mereka.
Kemenangan Baek/Lee juga menjadi penanda lahirnya kembali kekuatan ganda putri Korea di panggung dunia setelah cukup lama tidak mampu berdiri di podium tertinggi.
Lebih dari tiga dekade berlalu sejak gelar terakhir pada 1995, kini Baek Ha-na/Lee So-hee akhirnya membawa kembali emas Kejuaraan Dunia BWF ke sektor ganda putri Korea. (Tribunnews.com/banjarmasinpost.co.id)