9.313 Kasus ISPA Terjadi di Palembang Sepanjang Agustus, Seiring Meningkatnya Karhutla
Slamet Teguh August 23, 2026 08:32 PM

 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai dirasakan masyarakat Kota Palembang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Palembang, Putri Damayanti, S.Psi, MM, mengatakan pada Minggu (23/8/2026) pagi, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kota Palembang tercatat mencapai 195 atau masuk kategori tidak sehat.

Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan sehari sebelumnya yang berada di level 115.

Seiring memburuknya kualitas udara akibat kabut asap, kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kota Palembang juga terus menjadi perhatian.

Dinas Kesehatan mencatat sebanyak 9.313 kasus ISPA sepanjang Agustus hingga 21 Agustus 2026.

"Angka ini bisa saja naik sebab dua hari terakhir paling pekat belum tercatat datanya di puskesmas," kata Putri kepada Tribunsumsel.com.

Baca juga: Dinkes Banyuasin Imbau Warga Waspadai ISPA dan Bahaya Kabut Asap Karhutla, Perbanyak Minum Air Putih

Masyarakat pun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kondisi kesehatan selama kabut asap pekat dengan mengurangi aktivitas di luar rumah.

Jika harus keluar rumah, masyarakat dianjurkan menggunakan masker.

Selain itu, masyarakat diminta memperbanyak minum air putih serta segera mendatangi puskesmas terdekat apabila mengalami sakit atau gangguan pernapasan untuk mendapatkan pengobatan.

Kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, balita, serta penderita asma, penyakit jantung, diabetes, dan tuberkulosis (TB) paru diminta lebih berhati-hati.

"Jika mengalami kondisi darurat, kelompok rentan tersebut diimbau segera menuju rumah sakit untuk mendapatkan penanganan," tambahnya.

Dinas Kesehatan dan seluruh puskesmas juga diharapkan terus memantau kondisi kesehatan masyarakat, membagikan masker, melakukan kunjungan rumah, serta menyiapkan ruangan di puskesmas sebagai tempat perawatan sementara apabila dibutuhkan, terutama bagi masyarakat yang kondisi rumahnya tidak memungkinkan.

Sementara itu, Pemerintah Kota Palembang melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menanggulangi dampak kabut asap terhadap masyarakat.

 

 

 

 

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.