TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hockey Indoor 2026 diikuti 24 tim dari 12 provinsi dan digelar di GOR Nambo Jaya Sport Centre, Kota Tangerang, Banten, pada 23-30 Agustus 2026.
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari mengatakan Kejurnas menjadi salah satu ajang penting dalam pembinaan dan pengembangan prestasi atlet hoki di Indonesia.
Menurut dia, Kejurnas memiliki bobot poin nasional yang tinggi dalam sistem kompetisi olahraga.
"Hockey Indonesia bukan kaleng-kaleng. Kita sudah punya delapan atlet yang bermain di liga profesional luar negeri. Kejurnas ini adalah fondasi penting, dan kami siap melihat lahirnya atlet-atlet kelas dunia dari ajang ini," kata Okto pada Minggu (23/8/2026).
Okto mengatakan Kejurnas merupakan kompetisi tingkat nasional yang menjadi bagian dari pembinaan atlet.
Ia menyebut ajang tersebut dapat menjadi salah satu tahapan bagi atlet untuk meningkatkan kemampuan menuju kompetisi internasional.
"Saat ini sudah ada 8 atlet hoki Indonesia yang menembus liga internasional. Ini bukti bahwa hoki Indonesia mulai diperhitungkan di tingkat global," pungkas Raja Sapta.
Sementara itu, Ketua Umum PP Federasi Hockey Indonesia (FHI) Mayjen TNI (Purn) Budi Sulistijono mengatakan Kejurnas dapat menjadi sarana untuk mengukur hasil pembinaan prestasi di berbagai daerah.
"Kami berharap seluruh atlet tampil maksimal mengeluarkan performa terbaik dari hasil latihan selama ini," ujarnya.
Budi juga menilai Banten memiliki potensi atlet muda di cabang olahraga hoki yang dapat terus dikembangkan melalui pembinaan berkelanjutan.
Pembukaan Kejurnas Hockey Indoor dilakukan Gubernur Banten Andra Soni.
Dalam kesempatan itu, Andra menyampaikan rencana pemerintah daerah untuk mendukung pengembangan fasilitas dan pembinaan olahraga hoki.
Ia mengatakan terdapat rencana pembangunan lapangan hoki di Kota Tangerang pada 2027.
Rencana tersebut juga dikaitkan dengan persiapan Banten menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) bersama Lampung pada 2032.
"Kami berharap prestasi olahraga hockey di Indonesia, khususnya di Banten, terus berkembang. Hockey merupakan olahraga olimpiade yang populer di dunia, dan tugas kita bersama untuk makin mempopulerkannya di Tanah Air," ujar Andra Soni.
Andra juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penyelenggaraan kompetisi dan pembinaan atlet secara berkelanjutan.
"Hockey adalah olahraga global dengan lebih dari 3 miliar penggemar di seluruh dunia, berada di tingkat atas bersama sepakbola dan kriket. Kami berkomitmen penuh mendorong kemajuan prestasi hockey Indonesia melalui proses pembinaan yang berkelanjutan," tegasnya.
Menurut Andra, Pemerintah Provinsi Banten bersama Pemerintah Kota Tangerang menyiapkan sejumlah rencana pengembangan fasilitas olahraga. Salah satunya pembangunan GOR khusus hoki indoor yang diinisiasi Pemerintah Kota Tangerang pada 2027.
Fasilitas tersebut direncanakan digunakan untuk mendukung pembinaan atlet muda serta persiapan penyelenggaraan PON XXXII. Selain itu, Pemprov Banten juga berencana mengembangkan fasilitas Hockey Field atau lapangan hoki di kawasan Banten Sport Center.
Rencana pengembangan fasilitas tersebut disebut akan disesuaikan dengan perencanaan pembangunan daerah, termasuk fasilitas olahraga lain seperti akuatik, atletik, beladiri, dan futsal.
Wali Kota Tangerang H. Sachrudin mengatakan penyelenggaraan Kejurnas menjadi kesempatan bagi daerah untuk menjadi tuan rumah kompetisi olahraga tingkat nasional.
"Selamat datang kepada seluruh tim hoki dari berbagai daerah. Ini merupakan kebanggaan bagi Kota Tangerang dipercaya menyelenggarakan kejuaraan tingkat nasional. Olahraga membina semangat disiplin dan sportifitas, sekaligus mengukur kemampuan para atlet," ujar Sachrudin.
Ia juga menilai penyelenggaraan kompetisi dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.
Baca juga: Indonesia Tuan Rumah 2026 CMAS Asian Championship Underwater Hockey, Diikuti 276 Atlet dari 7 Negara
"Kejuaraan ini tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga memutar roda ekonomi masyarakat serta meningkatkan omzet UMKM di Kota Tangerang," tambahnya.