Liputan6.com, Jakarta - Kejutan terjadi pada final Kejuaraan Dunia BWF 2026 di Indira Gandhi Arena, Minggu (23/8/2026). Dua favorit asal China gagal menempati podium tertinggi.
Favorit utama ganda putri Liu Sheng Shu/Tan Ning dan ganda campuran Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping tumbang di hadapan lawan masing-masing.
Hasil tersebut sekaligus membuat hanya ada satu peringkat satu dunia yang menjadi juara. Tunggal putri Korea Selatan An Se-yong mengamankan gelar usai mengalahkan Akane Yamaguchi asal Jepang. Ini adalah gelar keduanya sepanjang sejarah.
Feng/Huang tumbang dari pasangan Prancis Thom Gicquel/Delphine Delrue. Ditambah sukses Alex Lanier pada tunggal putra, Negeri Anggur mencatat sejarah dengan merebut gelar pertama Kejuaraan Dunia BWF pada tahun ini.

Meski Liu/Tan dan Feng/Huang tumbang, China tetap merebut gelar melalui ganda putra Liang Wei Keng/Wang Chang. Capaian mereka menjaga tradisi panjang Negeri Tirai Bambu pada Kejuaraan Dunia BWF.
China setidaknya merebut satu titel pada kompetisi tahunan paling bergengsi tersebut sejak edisi 1980.

Ganda Campuran: Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping (China) vs Thom Gicquel/Delphine Delrue (Prancis) 20-22, 21-19, 15-21
Ganda Putri: Liu Sheng Shu/Tan Ning (China) vs Baek Ha-na/Lee So-hee (Korea Selatan) 15-21, 15-21
Tunggal Putra: Kodai Naraoka (Jepang) vs Alex Lanier (Prancis) 11-21, 11-21
Tunggal Putri: An Se-young (Korea Selatan) vs Akane Yamaguchi (Jepang) 21-17, 21-14
Ganda Putra: Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) vs Liang Wei Keng/Wang Chang (China) 17-21, 16-21