BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di 5 Wilayah Perairan Bengkulu
Ricky Jenihansen August 23, 2026 10:40 PM

 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi untuk lima wilayah perairan di Provinsi Bengkulu.

Peringatan dini tersebut berlaku mulai Senin (24/8/2026) pukul 07.00 WIB hingga Kamis (27/8/2026) pukul 07.00 WIB.

Berdasarkan informasi tinggi gelombang yang dikeluarkan Stasiun Meteorologi Kelas II Fatmawati Soekarno Bengkulu, gelombang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di sejumlah wilayah perairan Bengkulu.

Lima wilayah tersebut yakni Perairan Bengkulu Bagian Utara, Perairan Bengkulu, Perairan Bengkulu Bagian Selatan, Perairan Pulau Enggano, serta Samudra Hindia barat Bengkulu.

Angin Berembus hingga 50 Km/Jam

BMKG mencatat kondisi angin di wilayah Provinsi Bengkulu pada umumnya berembus dari arah Timur-Selatan.

Kecepatan angin berkisar antara 2 hingga 25 knot atau 4 hingga 50 kilometer per jam.

Kecepatan angin permukaan yang cukup kuat dapat meningkatkan potensi kenaikan tinggi gelombang laut di wilayah perairan Bengkulu.

Dalam peringatan dini tersebut, BMKG juga mengingatkan risiko terhadap keselamatan pelayaran.

Perahu nelayan berisiko apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.

Sementara kapal tongkang berisiko apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.

Informasi tinggi gelombang tersebut dikeluarkan di Bengkulu pada Minggu (23/8/2026) oleh Prakirawan BMKG Intan Rahma Utami.

BPBD Imbau Nelayan Waspada

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu, I Made Ardana, mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jasa transportasi laut, agar meningkatkan kewaspadaan.

Menurutnya, masyarakat diminta memperhatikan perkembangan informasi cuaca sebelum beraktivitas di laut.

"Kami mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, agar selalu memantau informasi cuaca dari BMKG sebelum melaut. Apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan, sebaiknya aktivitas di laut ditunda demi keselamatan," kata I Made Ardana.

Ia juga meminta masyarakat tidak mengabaikan peringatan dini yang telah dikeluarkan BMKG karena kondisi cuaca di laut dapat berubah dengan cepat.

"Kami berharap masyarakat tetap waspada dan mengutamakan keselamatan. Ikuti perkembangan informasi resmi dari BMKG dan arahan dari instansi terkait," ujarnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.