Daftar Nama 13 Ahli Waris Penerima Santunan Duka dari Kemensos di Nagekeo
Ryan Nong August 23, 2026 11:19 PM

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Sebanyak 13 ahli waris korban meninggal dunia akibat gempa bumi Flores menerima santunan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos). Masing-masing ahli waris menerima santunan sebesar Rp15 juta. Dengan demikian, total santunan yang disalurkan kepada 13 ahli waris mencapai Rp195 juta.

Penyerahan santunan dilakukan Bupati Nagekeo Simplisius Donatus di Posko Terpadu Lapangan Berdikari Danga pada Sabtu (22/8/2026).

Baca juga: Gubernur Melki Apresiasi Dukungan Pusat dan Berbagai Pihak untuk Hunian Warga Terdampak Gempa Flores

Berdasarkan hasil verifikasi dan validasi Dinas Sosial Kabupaten Nagekeo melalui Surat Nomor 400.10.4.4/DINSOS-NGK/147/VIII/2026, terdapat 13 ahli waris korban meninggal dunia akibat gempa bumi 15 Agustus 2026 yang menerima santunan diantaranya Mahani Selati, Said Goa, Mario Calfino Guru, Blasius Raka, Bernadeta Wea, Emiliana To Ea, Matrona Wona, Maria Wea, Rafael Nuga, Yakobus Bajo,, Hermina Ari, Rofinus Minggu dan Edita Siti.

Pemerintah Kabupaten Nagekeo menegaskan komitmennya untuk terus mengawal seluruh proses pemulihan pascabencana. Pemerintah daerah juga memastikan proses penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak dapat berjalan dengan baik.

Bagi keluarga korban, santunan tersebut bukan sekadar bantuan dalam bentuk uang, tetapi juga menjadi tanda bahwa mereka tidak sendirian dalam menghadapi duka dan dampak bencana yang terjadi.  

Batal diserahkan Presiden

Sebelumnya, penyerahan santunan duka kepada 13 ahli waris korban bencana dijadwalkan untuk diserahkan Presiden Prabowo.

Namun, Presiden yang sebelumnya dijadwalkan berkunjung ke Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (22/8/2026), siang batal datang untuk meninjau langsung penanganan bencana serta kondisi para korban gempa bumi Flores.

Padahal sejak pagi, ratusan pengungsi telah memadati Lapangan Berdikari Danga menunggu kedatangan Presiden Prabowo Subianto.

Penyerahan santunan oleh Bupati Nagekeo berlangsung dalam suasana haru. Para keluarga korban menerima bantuan tersebut sebagai bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah di tengah duka akibat kehilangan anggota keluarga.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kementerian Sosial RI, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Nagekeo, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nagekeo, keluarga dan ahli waris korban gempa, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Nagekeo Simplisius Donatus menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh keluarga korban.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Nagekeo, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada 13 keluarga yang kehilangan anggota keluarganya akibat bencana gempa pada 15 Agustus 2026. Kehilangan orang yang kita cintai tentu merupakan duka yang sangat berat,” ungkapnya.

Menurut Bupati, santunan yang diberikan pemerintah tidak akan mampu menggantikan orang yang telah meninggal dunia. Namun, bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga yang sedang menghadapi masa sulit.

“Hari ini diserahkan santunan sebesar Rp15 juta kepada masing-masing dari 13 ahli waris. Bantuan ini mungkin tidak dapat menggantikan kehilangan yang dialami, tetapi kiranya dapat sedikit meringankan beban keluarga dan menjadi bentuk kepedulian serta kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang berduka,” lanjut Simplisius.

Bupati Simplisius secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial RI atas respons cepat dan perhatian yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Nagekeo pascabencana.

“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Nagekeo,” katanya. (*/bet)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.