TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan – Polres Pasuruan Kota mendistribusikan 6.500 liter air bersih ke warga kawasan pesisir Kelurahan Panggungrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan bakti sosial itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Bantuan air bersih diberikan karena warga di kawasan pesisir menghadapi keterbatasan pasokan air tawar, karena sedang terjadi gangguan distribusi air PDAM.
Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo mengatakan, peringatan kemerdekaan seharusnya tidak hanya dilakukan melalui kegiatan seremonial.
Baca juga: Peringati HUT RI Ke-81, Kader Partai Demokrat Gelar Lomba Rakyat Bersama Warga Lumbang Pasuruan
Semangat tersebut juga perlu diwujudkan dalam bentuk kepedulian dan aksi nyata yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
“Momentum kemerdekaan harus kita isi dengan aksi nyata yang berdampak langsung, salah satunya adalah hadir mengulurkan tangan bagi warga yang kesulitan air bersih,” kata Arief.
Menurutnya, air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat.
Karena itu, kehadiran polisi ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat.
Bantuan air bersih diserahkan kepada perwakilan warga sebelum didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di kawasan tersebut.
Tak hanya air bersih, Polres Pasuruan Kota juga membawa bantuan tambahan berupa susu segar dari KUD Grati.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan gizi warga.
Arief mengatakan, kegiatan sosial menjadi salah satu cara kepolisian membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.
Menurutnya, tugas Polri tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga harus memiliki kepekaan terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Kehadiran kami di sini bukan sebatas menyerahkan bantuan, melainkan untuk merajut komunikasi yang erat agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran polisi di sisi mereka,” ujarnya.
Ia berharap, pendekatan sosial tersebut dapat menciptakan hubungan yang semakin harmonis antara kepolisian dan masyarakat.
Komunikasi yang baik, kata Arief, juga penting untuk membangun partisipasi warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
(Galih Lintartika/TribunJatimTimur.com)