Negara Tetangga Indonesia Diguncang 51 Serangan dalam Semalam, Tiga Provinsi Thailand Jadi Sasaran
Hasiolan Eko P Gultom August 24, 2026 12:38 AM

Negara Tetangga Indonesia Diguncang 51 Serangan dalam Semalam, Tiga Provinsi Thailand Jadi Sasaran

 

TRIBUNNEWS.COM – Situasi keamanan di wilayah selatan Thailand kembali memanas.

Sebanyak 51 insiden kekerasan dilaporkan terjadi dalam satu malam di tiga provinsi yang berbatasan dengan Malaysia, meliputi Narathiwat, Pattani, dan Yala.

Bangkok Post melaporkan, rangkaian serangan berlangsung pada malam 22 Agustus dan mencakup pemboman, penembakan, pembakaran, perusakan fasilitas, hingga pencurian kendaraan milik pemerintah.

Baca juga: Pelaku Penembakan di Sekolah Thailand Sempat Bunuh Kakek-Neneknya Sebelum Beraksi, 9 Orang Tewas

Narathiwat menjadi wilayah dengan jumlah insiden terbanyak. Hampir separuh dari keseluruhan serangan terjadi di provinsi tersebut.

Salah satu ledakan melukai dua perempuan. Salah satu korban mengalami luka pada bagian dada dan lengan kiri, sementara korban lainnya menderita luka serius pada paha kiri.

Dalam insiden lain, kantor pemerintahan komune Bo Ngo di distrik Rangae dibakar. Sebuah kendaraan pikap milik pemerintah juga dicuri sebelum kemudian ditemukan dalam kondisi hangus terbakar.

Pattani dan Yala Ikut Jadi Sasaran

Di Pattani, tercatat 11 serangan tanpa laporan korban jiwa.

Salah satu sasaran adalah sebuah gerai 7-Eleven di distrik Yaring yang menjadi lokasi ledakan.

Pelaku juga dilaporkan meninggalkan benda mencurigakan, melepaskan tembakan ke udara, dan membakar ban di sejumlah titik.

Sebuah fasilitas pengolahan kayu karet di distrik Yarang serta gedung administrasi baru di Taluban, distrik Sai Buri, juga dibakar.

Sementara itu, 18 insiden tercatat di Yala.

Sebagian besar berupa pembakaran ban, perusakan kamera pengawas, menara telekomunikasi, serta kendaraan milik pemerintah.

Paku-paku juga ditemukan tersebar di sejumlah ruas jalan utama. Tindakan tersebut berpotensi menghambat mobilitas warga sekaligus membahayakan pengguna jalan.

Petugas keamanan meminta masyarakat tidak menyentuh benda mencurigakan dan segera melaporkannya kepada aparat.

Komando Operasi Keamanan Dalam Negeri Thailand mengecam rangkaian kekerasan tersebut.

Pemerintah menyatakan tindakan tersebut bukan hanya menyasar fasilitas, tetapi juga berpotensi menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat.

TERBAKAR - Sebuah minimarket 7-Eleven di distrik Yaring, Provinsi Pattani, Thailand selatan, terbakar setelah dibom.

Konflik Lama di Selatan Thailand

Gelombang kekerasan terbaru tersebut berlangsung di kawasan yang selama puluhan tahun menjadi episentrum konflik separatis Thailand.

Narathiwat, Pattani, dan Yala merupakan tiga provinsi di selatan Thailand yang berbatasan dengan Malaysia. 

Wilayah ini memiliki sejarah panjang ketegangan antara kelompok pemberontak bersenjata dan pemerintah Thailand.

Akar konflik berkaitan dengan persoalan identitas, sejarah politik lokal, serta tuntutan sebagian kelompok untuk memperoleh otonomi yang lebih besar bagi masyarakat Melayu di kawasan tersebut.

Upaya dialog telah dilakukan.

Perundingan perdamaian antara pemerintah Thailand dan sejumlah kelompok pemberontak dimulai pada 2013 dengan Malaysia sebagai mediator. 

Namun, proses tersebut belum menghasilkan penyelesaian permanen.

Rangkaian serangan terbaru memperlihatkan bahwa meskipun negosiasi telah berlangsung selama bertahun-tahun, ancaman kekerasan masih menjadi persoalan serius di wilayah selatan Thailand.

Secara geografis, kawasan konflik tersebut juga memiliki arti penting bagi Indonesia. Thailand merupakan salah satu negara tetangga Indonesia di kawasan Asia Tenggara, sementara tiga provinsi selatan yang dilanda kekerasan berada dekat dengan Malaysia, negara yang memiliki hubungan perbatasan darat dan maritim dengan Indonesia.

Kondisi keamanan di selatan Thailand karena itu tidak hanya menjadi persoalan domestik Bangkok, tetapi juga menjadi perhatian dalam konteks stabilitas kawasan Asia Tenggara, terutama karena kawasan tersebut berada di jalur yang menghubungkan Thailand, Malaysia dan negara-negara ASEAN lainnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.