Sosok Pekerja Event yang Tewas Ditabrak Cewek Pengemudi Outlander Mabuk, Baik dan Penyayang Keluarga
Musahadah August 24, 2026 09:51 AM

 

SURYA.CO.ID I SURABAYA - Terungkap sosok RPK (25), pekerja event yang tewas ditabrak ENR (32), wanita pengemudi Mitsubishi Outlander bernopol L-1049-OO di Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Jawa Timur pada Minggu (23/8/2026) pukul 03.39 WIB. 

RPK ditabrak saat sedang mengangkut muatan barang ke dalam truk boks seusai acara di depan Alun-alun Surabaya.

Warga Wonosari, Kenjeran, Surabaya ini meninggal dunia di lokasi kejadian, lalu jenazah dievakuasi ke kamar mayat RSUD dr Soetomo Surabaya. 

Kakak kandung korban, Rachmat Candra (33) mengatakan, insiden kecelakaan yang menimpa adiknya bermula saat mobil warna putih yang dikemudikan ENR sempat terlibat insiden tabrakan dengan sebuah mobil taksi listrik online bernopol L-1611-UG di sekitar Taman Apsari. 

Bukannya berhenti setelah terlibat tabrakan, mobil putih itu diduga malah berusaha kabur menjauh dari lokasi kejadian. Tapi, upaya tersebut membuat para pengendara lain geram dan berusaha mengejar.

Baca juga: Sosok Cewek Pengemudi Outlander yang Tewaskan 1 Orang dalam Tabrak Maut Alun Alun Surabaya: Mabuk

Ternyata, mobil putih itu menyusuri kawasan Jalan Gubernur Suryo.

Selama melintasi ruas jalan besar tersebut, mobil putih itu diduga bermanuver ke lajur sisi kiri jalan. Tapi di tengah manuver tersebut, mobil itu diduga mendadak kehilangan kendali. 

Tak pelak, berakhir menabrak bodi belakang truk boks yang berhenti di bahu jalan untuk melakukan proses pengangkutan muatan setelah pelaksanaan acara. 

Nahas, lanjut Candra, tubuh sang adik yang sedang berdiri di belakang truk boks tersebut, malah ditabrak mobil putih hingga mengalami luka parah di dada serta kepala, dan meninggal dunia di lokasi kejadian. 

"Mobil awalnya tabrakan dengan Green Taxi di Taman Apsari. Dikejar warga sampai di lokasi akhirnya nabrak adik saya yang sedang memasukkan alat-alat event ke pickup. Pelaku malah marah-marah dan bilang kalau gak lihat. Padahal ada truk, pickup, truk yang berjajar," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com, pada Minggu (23/8/2026). 

Candra mengatakan, adiknya meninggal dunia di lokasi kejadian. Lalu dievakuasi ke RSUD dr Soetomo Surabaya untuk divisum sebelum dibawa ke rumah duka di kawasan Perumahan Wonosari, Bulak Banteng, Kenjeran, Surabaya. 

Jenazah RPK dikebumikan di tempat makan umum di dekat permukiman rumah pada Minggu pagi.

Candra menyebut sang adik mengalami luka parah di bagian sisi dalam organ tubuhnya sehingga menyebabkan nyawanya tak terselamatkan.

"Luka dalam. Dibawa ke RSUD dr Soetomo Surabaya. Dimakamkan di pemakaman dekat rumah," katanya. 

Sedangkan pengemudi mobil putih ENR dibawa oleh Anggota Polisi untuk dimintai keterangan di Mapolsek Genteng Polrestabes Surabaya, sebelum dibawa ke Kantor Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Surabaya. 

Mewakili pihak keluarga besarnya, Candra berharap Polisi mengusut secara tuntas kasus kecelakaan yang merenggut nyawa adiknya. Ia berharap Polisi segera menetapkan si wanita pengemudi sebagai tersangka dan menahannya.

"Saya cuma mau kasus ini di usut tuntas. Bukan cuma menghilang tanpa jejak. Pelaku harus di hukum setimpal. Nyawa adek saya yang sedang kerja cari nafkah harus pergi. Adek saya pamit untuk bekerja tapi pulang dalam keadaan tak bernyawa," ungkapnya. 

Sosok Korban TPK

MABUK -Tangkapan layar video amatir yang menunjukkan sikap cewek pengemudi mobil Oulander yang menabrak seorang pekerja event yang sedang mengangkut muatan barang ke dalam truk boks di depan Alun-alun Surabaya, Jalan Gubernur Suryo, Genteng, Surabaya, sekitar pukul 03.39 WIB, pada Minggu (23/8/2026). Cewek pengemudi Outlander maut itu dipastikan dalam kondisi pengaruh konsumsi alkohol
MABUK -Tangkapan layar video amatir yang menunjukkan sikap cewek pengemudi mobil Oulander yang menabrak seorang pekerja event yang sedang mengangkut muatan barang ke dalam truk boks di depan Alun-alun Surabaya, Jalan Gubernur Suryo, Genteng, Surabaya, sekitar pukul 03.39 WIB, pada Minggu (23/8/2026). Cewek pengemudi Outlander maut itu dipastikan dalam kondisi pengaruh konsumsi alkohol (Surya.co.id/Tangkapan layar video)

Chandra menyebut RPK dikenal sebagai pribadi yang baik, bersahabat dan penyayang keluarga.

Ia tak menyangka sang adik bakal mendahuluinya begitu cepat menjadi korban kecelakaan lalu lintas. 

"Adik belum ada setahun bekerja di Wings. Semua orang jika ditanya pasti jawab adik saya adalah orang baik. Semua orang yang tahu pasti bilang adik kami orang baik," katanya. 

Terakhir kali ia berkomunikasi dengan sang adik, adalah beberapa hari lalu.

Candra yang sedang bekerja di luar negeri memberi kabar kepada sang adik melalui pesan WhatsApp (WA) bahwa dirinya sudah sampai Negara Prancis. 

Lalu, sang adik melontarkan pesan candaan yang membuatnya tertawa dan bakal menjadi candaan terakhir sang adik kepadanya. Yakni, sang adik mengira bahwa dirinya bakal bertemu dengan Masour Ousmane Dembélé. 

Dembélé adalah seorang striker sepak bola profesional asal Negara Prancis yang bermain di posisi sayap untuk Tim Nasional Prancis dan klub Ligue 1, Paris Saint-Germain (PSG). 

"Terakhir WA saya itu saat saya sampai di Prancis 'cod karo dembele tah mas?'. Dan itu candaan terakhir dia," pungkasnya. 

Kelakuan ENR Disorot

KECELAKAAN - Tangkapan layar video amatir yang menunjukkan sikap cewek pengemudi mobil Oulander yang menabrak seorang pekerja event yang sedang mengangkut muatan barang ke dalam truk boks di depan Alun-alun Surabaya, Jalan Gubernur Suryo, Genteng, Surabaya, sekitar pukul 03.39 WIB, pada Minggu (23/8/2026).
KECELAKAAN - Tangkapan layar video amatir yang menunjukkan sikap cewek pengemudi mobil Oulander yang menabrak seorang pekerja event yang sedang mengangkut muatan barang ke dalam truk boks di depan Alun-alun Surabaya, Jalan Gubernur Suryo, Genteng, Surabaya, sekitar pukul 03.39 WIB, pada Minggu (23/8/2026). (Surya.co.id)

Berdasarkan video yang diunggah oleh akun Instagram (IG) @sorot.surabaya, tampak bagaimana kondisi mobil sedan warna putih yang dikemudiian ENR ringsek pada bagian moncongnya. 

Lalu, terdapat momen ENR yang berambut panjang sebahu warna pirang dan berbusana warna merah marun terlibat adu mulut dengan beberapa orang warga yang mendekat. 

Bahkan, ada penggalan video amatir dari angle lain yang merekam momen ENR berdiri di atas pijakan kabin pintu kanan mobilnya lalu terlibat adu mulut dengan belasan orang warga yang berkerumun di dekat lokasi. 

"Korban yang ditabrak meninggal dunia," tulis akun IG @sorot.Surabaya, seperti yang dilihat TribunJatim.com, pada Minggu (23/8/2026). 

Ternyata, wanita berambut pirang dan bertato tribal pada lengan tangan kirinya itu, sedang terpengaruh minuman beralkohol saat sedang mengemudikan mobil berbodi warna putih bernopol L-1049-OO. 

Hal tersebut diungkap oleh Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap kondisi kesadaran ERN menggunakan alat uji tes alkohol saat diamankan di Markas Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Surabaya. 

"Diduga dalam pengaruh alkohol (pengemudi mobil Mitsubishi Outlander)," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com, pada Minggu (23/8/2026). 

Selain itu, Galih juga mengungkapkan, saat kejadian kecelakaan tersebut, pengemudi ERN juga tidak membawa Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). 

"Saat kejadian tidak ada SIM dan STNK," kata mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jatim itu. 

Saat disinggung mengenai status hukum terhadap pengemudi ERN. Galih mengaku belum dapat memastikannya karena proses pemeriksaan masih terus berlangsung hingga Minggu malam. 

"Masih kami periksa," pungkasnya. 

 

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.