Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mencatat karhutla terpantau di berbagai wilayah pulau Kalimantan hingga Taman Nasional Way Kambas, Lampung. Saat ini, pengendalian karhutla di Kalimantan memasuki hari ke-49 dengan melibatkan 12.880 personel gabungan dari berbagai unsur, dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), organisasi masyarakat, masyarakat, pemerintah daerah, hingga TNI, dan Polri.
Sedangkan, karhutla di Taman Nasional Way Kambas diketahui terjadi sejak Jumat siang. Penanganan masih terus dilakukan hingga Sabtu, 22 Agustus 2026 siang.
Pada dasarnya, masyarakat bisa memantau titik karhutla secara mandiri melalui ponsel. Dikutip dari postingan Instagram Indonesia Baik milik Kementerian Komunikasi dan Digital, berikut caranya.
Cara Cek Titik Karhutla di Sekitar
1. Laman SiPongi+ Kemenhut
Laman SiPongi+ disebut mampu menampilkan data dengan tingkat kepercayaan tinggi. Ada tiga level tingkat peringatan hotspot, yakni hijau untuk tingkat rendah (0-29%), kuning berarti tingkat sedang (30-79%) yang perlu diverifikasi, dan merah sebagai tingkat tinggi (80-100%) kondisi perlu diperhatikan.
Meski tinggi, hotspot bukan bukti mutlak bahwa kebakaran sedang berlangsung. Petugas perlu melakukan pengecekan di lapangan.
Adapun cara mengeceknya, yaitu:
- Buka laman SiPongi+ melalui tautan https://sipongi.gakkum.kehutanan.go.id/
- Pilih menu "Peta Hotspot" untuk melihat persebaran titik panas
- Perbesar peta pada wilayah yang ingin dipantau
- Perhatikan titik hotspot yang muncul
- Cek tingkat kepercayaan pada setiap titik
- Untuk informasi lebih rinci, buka menu "Sebaran Titik Panas"
- Pilih periode, provinsi, satelit, dan tingkat kepercayaan sesuai kebutuhan.
2. Citra Polar Hotspot BMKG
Deteksi hotspot BMKG menggunakan sensor Visible Infrared Imaging Radiometer Suite (VIIRS) dan Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer (Modis) pada satelit polar. Sensor ini mampu mendeteksi anomali suhu panas dibandingkan dengan sekitarnya.Observasi dilakukan pada siang dan malam hari untuk masing-masing satelit. Data yang ditampilkan memberikan gambaran lokasi wilayah yang mengalami kebakaran hutan, cara mengeceknya yaitu:
- Buka laman polar hotspot BMKG pada tautan https://www.bmkg.go.id/cuaca/satelit/polar-hotspot
- Halaman langsung menampilkan peta citra satelit dan deteksi hotspot secara berkala
- Amati titik hotspot dan persebarannya
- Pantau kembali secara berkala untuk melihat pembaruannya.
3. Layanan Google Maps
Google menggunakan data dari berbagai sumber, termasuk informasi otoritas, data satelit, hingga teknologi artificial intelligence (AI). Cara mengecek hotspotnya yaitu:
- Buka aplikasi Google Maps
- Ketuk menu lapisan atau Layers
- Pilih Wildfires atau Kebakaran Hutan jika tersedia
- Perbesar peta pada wilayah yang ingin dipantau
- Ketuk ikon atau area kebakaran untuk melihat informasi yang tersedia.





