TRIBUNMATARAMAN.COM, TRENGGALEK - Kebakaran terjadi pada tumpukan berbagai jenis kayu yang telah lapuk di area Bendungan Tugu, Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Minggu (23/8/2026) malam.
Kebakaran diketahui warga pukul 18.00 WIB setelah seorang warga melihat kobaran api di sekitar lokasi.
Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Tugu dan Babinsa Desa Nglinggis.
Kalaksa BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono menerangkan, usai menerima laporan, petugas keamanan bersama petugas pemadam kebakaran dan masyarakat langsung mendatangi lokasi.
Baca juga: Desainer Trenggalek Wakili Jatim di Nasional Fatmawati Trophy 2026
"Tim gabungan segera melakukan penanganan untuk mencegah api meluas," terang Triadi Atmono saat dikonfirmasi, Senin (24/8/2026).
Tim yang terlibat dalam pemadaman terdiri atas dua personel TNI, empat personel Polri.
Lalu, empat petugas Damkar, dua personel TRC BPBD Kecamatan Tugu, serta tujuh warga sekitar.
Triadi menerangkan satu unit mobil Damkar Trenggalek tiba di lokasi sekitar pukul 19.40 WIB.
Petugas lantas melakukan pemadaman sekaligus membuat sekat bakar atau ilaran untuk mencegah api merambat ke area lain.
"Usai penanganan bersama, api berhasil dipadamkan pada pukul 20.15 WIB," akuinya.
Triadi mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian materiil berupa tumpukan berbagai jenis kayu yang telah lapuk dan terbakar.
"Situasi di lokasi setelah pemadaman aman dan terkendali," ujarnya.
Berdasarkan laporan kejadian, tumpukan kayu tersebut merupakan material milik BPN yang tersisa dari pembangunan Bendungan Tugu.
Pria yang juga menjabat sebagai Pj Sekretaris Daerah Trenggalek ini mengatakan kebakaran ini bisa langsung tertangani dengan cepat. Sehingga tidak merembet luas.
"Kebakaran terjadi di area terbuka yang memiliki material mudah terbakar sehingga berpotensi meluas apabila tidak segera ditangani," jelasnya.
Respons cepat aparat keamanan, Damkar, TRC BPBD, dan masyarakat membuat api dapat dikendalikan sehingga tidak merambat dan tidak menimbulkan kerugian material yang signifikan.
BPBD Trenggalek juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat melakukan aktivitas yang dapat memicu api.
Selain itu, Triadi mengimbau kepada masyarakat tidak membuang puntung rokok sembarangan.
Termasuk warga yang membakar sampah diimbau tidak meninggalkan lokasi sebelum memastikan api benar-benar padam.
"Jangan membuang puntung rokok di sembarang tempat. Bagi yang melakukan pembakaran sampah, jangan meninggalkan tempat sebelum api benar-benar padam untuk menghindari dan mencegah terjadinya kebakaran," tutupnya.
(Madchan Jazuli/TribunMataraman.com)