7 Hari Operasi SAR Nihil, Basarnas Ambon Resmi Hentikan Pencarian Arien Maspaitella
Fandi Wattimena August 24, 2026 12:52 PM

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Basarnas resmi hentikan pencarian Arien Maspaitella (25), korban hilang diduga terseret ombak di perairan Desa Hutumuri, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, Minggu (23/8/2026).

Pencarian dihentikan setelah tujuh hari upaya Tim SAR Gabungan tak buahkan hasil.

Komandan Tim Operasi SAR, Renhard Lopies menjelaskan, Pada hari terakhir operasi, empat Search and Rescue Unit (SRU) dikerahkan untuk menyisir area pencarian melalui jalur udara, permukaan laut, bawah air, hingga pesisir pantai.

Namun tak ada tanda keberadaan korban.

"Upaya pencarian korban yang dilaksanakan hingga sore hari melalui udara, permukaan air, bawah air, dan pesisir pantai belum juga menemukan tanda-tanda keberadaan korban," ujar Renhard.

Setelah berkoordinasi dengan keluarga korban dan seluruh unsur SAR gabungan, diputuskan Operasi SAR resmi dihentikan sesuai prosedur.

Meski demikian, Basarnas Ambon tetap melakukan pemantauan. 

Baca juga: Seminggu Kebakaran di Desa Wailulu dan UPT SP2 Maluku Tengah, Belum Tahu dari Mana Api Berasal 

Baca juga: Tiap Malam Minggu, Dulang Patita Disulap Jadi Lokasi Unjuk Kreativitas Warga Malteng

Apabila di kemudian hari ditemukan informasi atau tanda-tanda yang mengarah pada keberadaan korban, operasi pencarian akan kembali dibuka.

"Setelah dilakukan koordinasi bersama keluarga dan seluruh unsur SAR gabungan, Operasi SAR resmi dihentikan dan akan dilanjutkan dengan pemantauan. Jika nantinya ditemukan tanda-tanda pasti keberadaan korban, operasi akan dibuka kembali," katanya.

Basarnas Ambon juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat selama operasi pencarian berlangsung.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada Polairud Polda Maluku, Kodaeral IX, BPBD Kota Ambon, Polsek Leitimur Selatan, serta masyarakat Negeri Rutong yang selama tujuh hari bersama-sama melakukan pencarian.

Dengan berakhirnya operasi pada hari ketujuh, seluruh personel SAR gabungan dikembalikan ke satuan masing-masing.

Kronologi Korban Hilang

Arien Maspaitella dilaporkan hilang setelah pergi melaut bersama dua rekannya untuk menjaring ikan di sekitar pesisir Perairan Hutumuri pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 16.30 WIT.

Sekitar pukul 19.00 WIT, saat ketiganya masih berada di laut, mereka dihantam gelombang tinggi. 

Dalam peristiwa tersebut, Arien terseret ombak dan hilang, sedangkan dua rekannya berhasil menyelamatkan diri.

Warga sempat melakukan pencarian secara mandiri sebelum akhirnya dilanjutkan Basarnas Ambon bersama Tim SAR Gabungan. 

Namun hingga sepekan pencarian, korban belum berhasil ditemukan.

Selama operasi berlangsung, tim SAR menggunakan berbagai sarana pendukung, di antaranya Rubber Boat Basarnas, Rubber Boat Polairud Polda Maluku, Sea Rider Kodaeral IX, peralatan selam, drone thermal, serta kendaraan operasional.

Proses pencarian juga dihadapkan pada kondisi cuaca yang kurang bersahabat dengan langit berawan, angin tenggara berkecepatan sekitar 35 knots, serta tinggi gelombang mencapai 2,5 meter, yang menjadi tantangan bagi tim di lapangan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.