Cerita Warga Pati Hampir Dibentrokan dengan Pendemo Pro MBG
Desy Selviany August 24, 2026 01:19 PM

WARTAKOTALIVE.COM-Warga Pati, Jawa Tengah yang demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat hampir dibentrokan dengan kelompok pengunjuk rasa lain. 

Hal itu diceritakan Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono atau yang dikenal sebagai Mas Botok di akun Tiktoknya pada Senin (24/8/2026). 

Sebagian warga Pati yang tergabung dengan AMPB sudah melakukan unjuk rasa di DPR RI pada Jumat (21/8/2026). 

Mereka mendesak DPR RI segera mengesahkan Rancangan Undang-undang (RUU) Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor. 

Namun demikian kata Botok, pihaknya mengendus adanya upaya provokasi dalam aksi damai tersebut. 

Pihak AMPB hampir dibenturkan oleh kelompok pengunjuk rasa lainnya. 

Kata Botok, saat unjuk rasa Jumat lalu ada 4 kelompok pengunjuk rasa lainnya di depan Gedung DPR RI. 

Satu kelompok dari pengemudi ojek online (Ojol), kemudian mahasiswa, dan demo pro makan bergizi gratis (MBG). 

Dua kelompok yakni mahasiswa dan Ojol sudah membubarkan diri sedari siang. 

Namun kata Botok, kelompok demo Pro MBG enggan membubarkan diri hingga pukul 18.30 WIB. 

Padahal Polisi sudah memberikan imbauan untuk membubarkan diri sedari Jumat sore. 

Para pendemo Pro MBG itu menjelaskan ke Polisi mereka baru membubarkan diri apabila warga Pati juga bubar dari DPR RI. 

Padahal niatnya warga Pati mendirikan tenda di DPR RI dan camping di depan kantor wakil rakyat itu untuk menuntut RUU Perampasan Aset segera disahkan. 

Lantaran takut terprovokasi dan dibentrokan, maka Botok dan kawan-kawannya pun memilih bergeser meninggalkan DPR RI. 

"Padahal pendemo baik dari Pro MBG itu gak terlalu banyak hanya sekitar 10 orang, banyakan penonton," 

"Tapi khawatir provokasi kami bergeser," ucapnya di akun Tiktok Botokpatinew. 

Saat ini rombongan warga Pati lainnya tengah dalam perjalanan menuju Jakarta untuk menggelar unjuk rasa di DPR RI pada Kamis (27/8/2026). 

Persiapan keberangkatan ke Jakarta itu diungkapkan Koordinator AMPB Supriyono atau yang dikenal sebagai Mas Botok.

Baca juga: Detik-detik Prabowo Tinggalkan Jakarta untuk Tinjau Pemadaman Kebakaran Hutan Sumatra

Botok menjelaskan bahwa pihaknya sudah menyiapkan 4 bus dari Pati untuk berangkat ke Jakarta menggelar unjuk rasa pada Kamis pekan ini. 

Adapun tuntutan AMPB di antaranya ialah pengesahan Rancangan Undang-undang (RUU) Perampasan Aset. 

Botok pun mengungkapkan cara agar warga Pati bisa ikut berpartisipasi dalam unjuk rasa. 

Menurutnya unjuk rasa di Jakarta Kamis ini tidak dipungut biaya Rp250 ribu seperti yang dituduhkan. 

Botok memastikan warga Pati bisa berangkat ke Jakarta gratis menggunakan 4 bus yang sudah disiapkan. 

Adapun bus tersebut kata Botok didapat dari sumbangan warga. 

Selain bus, makanan juga nantinya akan disiapkan oleh relawan di Jakarta. 

Nantinya mereka akan membuat dapur darurat di sekitar DPR RI  untuk menunjang makanan para peserta demonstran. 

"Alhamdulilah ada sumbangan dari berbagai warga di Jakarta untuk makanan demonstran," kata Botok, Minggu (23/8/2026). 

Sebelumnya menyebut massa dari Pati akan mulai merapat ke Jakarta pada Rabu (26/8/2026). 

Sementara warga Pati yang sudah berada di Jakarta disebut beristirahat di rumah aman sebelum mengikuti aksi. 

Dalam aksi tersebut, warga Pati membawa dua tuntutan, yakni pengesahan RUU Perampasan Aset serta hukuman mati bagi koruptor. 

Selain warga Pati, kelompok masyarakat lainnya juga disebut akan bergabung dalam aksi yang dijadwalkan berlangsung di depan Gedung DPR RI pada Kamis (27/8/2026).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.