TRIBUNSTYLE.COM - Ruben Onsu tengah menghadapi persoalan hukum setelah dirinya resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.
Penetapan tersebut berkaitan dengan laporan yang dibuat oleh rekan bisnisnya yang diketahui berinisial DM.
Di tengah proses hukum yang sedang berjalan, Ruben memilih untuk memberikan penjelasan melalui media sosial.
Ia menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas situasi yang saat ini sedang dihadapinya.
Dalam pernyataannya, Ruben mengatakan bahwa dirinya sebenarnya telah berusaha mencari jalan keluar melalui komunikasi secara langsung.
Ia berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan tanpa harus berkembang menjadi konflik yang lebih panjang.
Baca juga: Ruben Onsu Tersangka Kasus Rp3,5 Miliar, Dukungan Sahabat Berdatangan, Ivan Gunawan: Ada Jalan
Selain menyampaikan permintaan maaf, Ruben juga menjelaskan bahwa dirinya sedang berusaha mengumpulkan berbagai bukti yang berkaitan dengan persoalan tersebut.
"Saya berusaha mencari dan mengumpulkan bukti-bukti tersebut satu per satu dengan akses yang sangat terbatas, agar dapat melengkapi dan melampirkan keterangan saya," ungkapnya.
Ruben juga menegaskan bahwa dirinya tidak ingin menggunakan bukti-bukti tersebut sebagai alasan untuk membenarkan semua tindakannya.
Ia menyadari bahwa proses hukum harus tetap dijalani sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Meski tengah menghadapi perkara hukum, Ruben berusaha menunjukkan sikap bertanggung jawab.
Ia menyadari bahwa kejadian tersebut menjadi pengalaman penting yang dapat memberikan pelajaran dalam kehidupan maupun perjalanan bisnisnya.
"Apa yang terjadi menjadi pembelajaran bagi saya," tulis Ruben.
"Saya tetap bertanggung jawab dan berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan cara yang baik dan kekeluargaan," tegasnya.
Mereka menyebut Ruben sebagai sosok yang bertanggung jawab dan tidak memiliki niat buruk dalam menjalankan berbagai aktivitasnya.
Salah satu yang memberikan tanggapan adalah Tessa Mariska.
Ia mengaku cukup terkejut ketika mengetahui Ruben telah ditetapkan sebagai tersangka karena sebelumnya tidak mengetahui adanya proses pemanggilan yang berkaitan dengan perkara tersebut.
"Kaget sih, karena memang menurut aku secara tiba-tiba (ditetapkan tersangka) karena kita enggak tahu pemanggilannya," ujar Tessa, dilansir TribunStyle.com dari YouTube Cumicumi Senin, 24 Agustus 2026.
Meski mengaku terkejut, Tessa juga tidak ingin langsung menyimpulkan bahwa keputusan kepolisian tersebut keliru.
Menurutnya, pihak kepolisian tentu memiliki dasar dan proses sebelum menetapkan seseorang sebagai tersangka.
"Enggak mungkin juga polisi menentukan yang enggak benar. Sudah pasti melalui proses," imbuh Tessa.
"Sarannya aku sih kalau bisa ketemu pelapornya, bicara baik-baik, enggak usah pakai lawyer dulu," tandasnya.
(TribunStyle.com/Putri Asti)