Pekerja Ditabrak di Alun-alun Surabaya, Sosok Wanita Berambut Pirang Adu Mulut saat Dikepung Warga
Rendy Nicko Ramandha August 24, 2026 03:57 PM

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, SURABAYA – Seorang pekerja event tewas usai tertabrak mobil SUV putih di depan Alun-alun Surabaya, Jalan Gubernur Suryo, Genteng, Minggu (23/8/2026) pukul 03.39 WIB. Pengemudi, seorang wanita berambut pirang, diamankan polisi setelah sempat adu mulut dengan warga.

Korban diketahui RPK (25), warga Wonosari, Kenjeran, Surabaya. Ia meninggal di lokasi dan jenazahnya dievakuasi ke RSUD dr. Soetomo.

Kronologi: Diduga Tabrak Lari dari Taman Apsari

Berdasarkan keterangan keluarga dan video warga, insiden bermula saat mobil Mitsubishi Outlander bernopol L-1049-OO yang dikemudikan ENR diduga terlibat tabrakan dengan taksi listrik online di kawasan Taman Apsari.

Baca juga: Karnaval Sound Horeg di Pesanggaran Dihentikan, usai Seorang Penyewa Dikabarkan Meninggal

Bukannya berhenti, mobil tersebut justru melaju ke Jalan Gubernur Suryo. Warga yang geram kemudian mengejar.

Di lokasi kejadian, mobil tersebut diduga kehilangan kendali lalu menabrak bagian belakang truk boks yang sedang berhenti untuk memuat peralatan event.

Nahas, RPK yang sedang berdiri di belakang truk untuk mengangkut barang tertabrak dan mengalami luka parah di dada serta kepala.

“Mobil awalnya tabrakan dengan Green Taxi di Taman Apsari. Dikejar warga sampai di lokasi akhirnya nabrak adik saya yang sedang memasukkan alat-alat event ke pickup,” ujar kakak korban, Rachmat Candra, Minggu (23/8/2026).

Pengemudi Diamankan ke Polsek Genteng

Video yang beredar di akun Instagram @sorot.surabaya memperlihatkan kondisi moncong mobil ringsek. ENR, wanita berambut pirang sebahu dengan busana merah marun, tampak adu mulut dengan warga. Dalam satu rekaman, ia bahkan berdiri di pijakan pintu mobil.

Karena situasi tidak kondusif, ENR kemudian diamankan ke Mapolsek Genteng oleh petugas. Selanjutnya ia diperiksa di Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Surabaya.

“K2 (ENR) kami amankan ke Polsek Genteng menggunakan patroli Polrestabes Surabaya karena di lokasi tidak kondusif,” kata Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya Linda Novanti.

Barang bukti berupa mobil SUV putih telah diamankan di Mako Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Surabaya.

Keluarga Minta Kasus Diusut Tuntas

Jenazah RPK dimakamkan di TPU dekat rumah pada Minggu pagi. Menurut Candra, adiknya mengalami luka dalam dan tidak tertolong.

RPK diketahui baru bekerja kurang dari setahun di perusahaan event. Candra berharap polisi mengusut tuntas kasus ini dan menetapkan pengemudi sebagai tersangka.

“Saya cuma mau kasus ini diusut tuntas. Bukan cuma menghilang tanpa jejak. Pelaku harus dihukum setimpal. Nyawa adik saya yang sedang kerja cari nafkah harus pergi,” ungkapnya.

Candra mengenang adiknya sebagai sosok baik dan penyayang keluarga. Pesan terakhir lewat WhatsApp bahkan masih berupa candaan tentang pemain PSG, Ousmane Dembele.

“Terakhir WA saya itu saat saya sampai di Prancis ‘cod karo dembele tah mas?’. Dan itu candaan terakhir dia,” katanya.

Polisi Belum Beri Keterangan Resmi

BPBD Surabaya tiba di lokasi pukul 03.42 WIB. Korban saat itu sudah dibawa rekan korban ke RSUD dr. Soetomo.

(Luhur Pambudi/TribunJatimTimur.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.