TRIBUNLOMBOK.COM LOMBOK TENGAH — Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pariwisata, Zita Anjani mengunjungi lokasi pascakebakaran Kampung Adat Sade, Desa Rembitan, Kabupaten Lombok Tengah pada Minggu (23/8/2026).
Musibah kebakaran yang terjadi pada Sabtu (22/8/2026) menghanguskan sekitar 120 bangunan dan berdampak pada 120 kepala keluarga atau 320 jiwa.
Menanggapi bencana ini, Zita Anjani turun langsung menyusuri kawasan terdampak, menyalurkan bantuan logistik, serta berkomitmen mendorong restorasi kawasan adat secara secepat-cepatnya.
"Literasi dan adat budaya Sade adalah warisan berharga. Kami mengupayakan restorasi untuk Desa Sade secepat-cepatnya melalui kolaborasi lintas kementerian dan pemerintah daerah agar Sade kembali menjadi rumah yang hidup dan destinasi pariwisata berkelanjutan," tegas Zita Anjani.
Lalu siapakah Zita Anjani? simak profil dan sosoknya, seperti dikutip dari Tribunnews.
Baca juga: Dampak Kebakaran Desa Adat Sade: Manuskrip Leluhur-Gendang Beleq Hangus
Zita Anjani merupakan sosok politisi muda dan praktisi pendidikan yang kini mengemban amanat sebagai Utusan Khusus Presiden Prabowo Subianto di bidang Pariwisata.
Zita Anjani lahir di Jakarta, 12 Maret 1990 dari pasangan Zulkifli Hasan yang merupakan Ketua Umum PAN dan Menko Pangan dengan Soraya Mohamad Ali.
Zita dilantik sebagai Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pariwisata pada 22 Oktober 2024).
Zita juga menjabat Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN).
Zita memiliki pengalaman politik sebagai Mantan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta (2019–2024) dan kembali terpilih pada Pileg 2024 (Dapil Jakarta 5) sebelum mengundurkan diri untuk fokus di pemerintahan pusat.
Pendidikan tinggi Zita ditempuh di Universitas Pelita Harapan (UPH) untuk gelar Sarjana Ilmu Hubungan.
Selanjutnya melanjutkan program Internasional Master of Science (S2) di University College London (UCL), Inggris.
Tak hanya itu, Zita juga mengenyam Diploma Montessori Education untuk Sunshine Teachers Training.
Di bidang sosial, Zita merupakan pendiri Yayasan Sekolah Kids Republic, mantan Ketua Yayasan SMA Kebangsaan Lampung, serta Dewan Pembina di Bunda Pintar Indonesia.
(*)