SRIPOKU.COM - Inilah kunci jawaban PAI kelas 11 SMA halaman 64 semester 1 Kurikulum Merdeka, soal Pengayaan BAB 2.
Materi ini mengajak siswa menganalisis mengapa kemudahan hidup dan banyaknya fasilitas belum tentu membuat seseorang merasa bahagia.
Dilansir dari YouTube Media Pembelajaran, berikut contoh jawaban yang dapat dijadikan referensi dalam mengerjakan tugas.
Baca juga: Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 11 SMA Halaman 48 Kurikulum Merdeka Erlangga, BAB 2
Pengayaan
Syukur menjadi kunci utama dari kebahagiaan. Kenapa manusia modern saat ini, yang jika dikaji dari kemudahan hidup dan berlimpahnya barang-barang sandang, pangan, dan papan, namun hidupnya menjadi terasing, semakin lupa bahkan ingkar kepada Allah Swt. Lakukan analisis yang mendalam tentang problematika tersebut. Perkaya analisa kalian dengan kisah-kisah nyata.
Boleh ditulis tangan, atau cara yang lain. Cukup 1-2 lembar saja. Jangan lupa, sertakan sumber rujukannya ya!
Baca juga: Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 11 SMA Halaman 29 Kurikulum Merdeka Erlangga, Kegiatan 1.4
Jawaban:
Syukur sebagai Kunci Kebahagiaan di Kehidupan Modern
Syukur adalah sikap menyadari, menerima, dan menghargai segala nikmat yang telah diberikan Allah Swt. Bersyukur tidak hanya dengan mengucapkan alhamdulillah, tetapi juga dengan menggunakan nikmat tersebut untuk kebaikan. Syukur menjadi salah satu kunci kebahagiaan karena membuat seseorang lebih fokus pada apa yang dimilikinya daripada terus memikirkan kekurangannya.
Pada zaman modern, manusia hidup dengan berbagai kemudahan. Teknologi semakin canggih dan kebutuhan hidup lebih mudah diperoleh. Namun, kenyataannya banyak orang tetap merasa tidak bahagia, bahkan mengalami kecemasan dan kesepian. Salah satu penyebabnya adalah kebiasaan membandingkan kehidupan diri sendiri dengan orang lain, terutama melalui media sosial.
Contohnya, seorang pelajar sebenarnya sudah memiliki keluarga, tempat tinggal, makanan, dan kesempatan bersekolah. Namun, ia merasa kurang bahagia ketika melihat temannya memiliki barang yang lebih mahal atau kehidupan yang terlihat lebih menyenangkan. la akhirnya lupa mensyukuri nikmat yang sudah dimilikinya.
Selain itu, banyak orang terlalu sibuk mengejar harta dan kesuksesan. Mereka menganggap bahwa semakin banyak harta yang dimiliki, semakin bahagia kehidu-pannya. Padahal, harta tidak selalu memberikan ketenangan hati. Ada orang yang hidup sederhana, tetapi bahagia karena memiliki keluarga yang rukun dan selalu bersyukur. Sebaliknya, ada orang yang kaya tetapi selalu merasa kurang dan hidup penuh tekanan.
Dalam Islam, syukur dapat membuat hati menjadi lebih tenang. Allah Swt. berfirman dalam Q.S. Ibrahim ayat 7 bahwa orang yang bersyukur akan ditambah nikmatnya.
Selain itu, manusia juga harus selalu mengingat Allah Swt. karena dalam Q.S. Ar-Ra'd ayat 28 dijelaskan bahwa dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.
Oleh karena itu, manusia modern harus belajar bersyukur atas nikmat yang dimiliki. Kita boleh memiliki cita-cita dan berusaha untuk mencapai kehidupan yang lebih baik, tetapi jangan sampai lupa kepada Allah Swt. dan selalu merasa kurang. Keba-hagiaan sejati bukan hanya berasal dari banyaknya harta, melainkan dari hati yang bersyukur, kehidupan yang seimbang, dan kedekatan kepada Allah Swt.
Sumber Rujukan
1) Al-Qur'an Surah Ibrahim ayat 7.
2) Al-Qur'an Surah Ar-Ra'd ayat 28.