Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Festival Ketenagakerjaan atau Naker Fest 2026 direncanakan diselenggarakan di Hotel Marbella, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, pada tanggal 9-10 September 2026 mendatang.
Acara ini menjadi wadah strategis dalam mempertemukan pencari kerja dengan pemberi kerja secara hybrid, baik secara langsung maupun daring.
Kegiatan ini tidak hanya berisi job fair, tetapi juga pameran program pelatihan, layanan hubungan industrial, hingga stan UMKM.
Baca juga: Hindari Temuan, Inspektorat Kabupaten Serang Ingatkan OPD Konsultasi jika Ada Persoalan
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang, Diana Ardhianty Utami, menargetkan kehadiran 40 perusahaan secara langsung dengan total lowongan kerja (loker) diproyeksikan melampaui angka 3.000 posisi.
"Harapan kami tahun ini bisa mengungguli capaian tahun-tahun sebelumnya yang berkisar antara 2.000-3.000 lowongan," ujarnya, Senin (24/8/2026).
Hingga saat ini, inventarisasi peserta terus berjalan dan sudah tercatat minat kuat dari perusahaan yang berasal dari Kabupaten Serang, Kota Serang, wilayah lain di Provinsi Banten, Jakarta, hingga Jawa Barat.
Bahkan, turut serta pula peluang penempatan kerja ke luar negeri yang saat ini masih dalam proses pendataan hingga akhir bulan.
"Jika jumlah peserta melebihi kuota 40 stan luring, kelebihannya akan diakomodir melalui jalur daring. Sistem hybrid tetap dipertahankan agar jangkauan peluang kerja semakin luas," ungkap Diana.
Diana menjelaskan, tujuan utama Naker Fest adalah mewujudkan link and match yang tepat antara kualifikasi pencari kerja dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.
Pemerintah Kabupaten Serang berharap masyarakat, termasuk warga Cilegon dan sekitarnya, dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kompetensinya masing-masing.
Kepada seluruh perusahaan yang berminat berpartisipasi, Disnakertrans mengundang untuk segera mendaftar guna memperluas peluang penyerapan tenaga kerja lokal dan menekan angka pengangguran di wilayah Kabupaten Serang.
"Nanti kita akan evaluasi di akhir bulan berapa total perusahaan yang sudah ada," tutupnya.