Hujan Deras Guyur Sebagian Desa di Balangan Kalsel, BPBD Imbau Masyarakat Tetap Waspada
Irfani Rahman August 24, 2026 07:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN- Hujan deras disertai angin kencang melanda sebagian wilayah di Kabupaten Balangan setelah hampir dua bulan kekeringan melanda, Minggu (24/8/2026) sore.

Informasi terhimpun sejumlah desa pada beberapa kecamatan di Kabupaten Balangan diterpa hujan yang disertai angin kencang, seperti pada sebagian besar wilayah Kecamatan Halong, Kecamatan Juai dan Tebing Tinggi.

Kemudian di Kecamatan Paringin dan Paringin Selatan sebagian gerimis ringan. Sementara di kecamatan lain belum ada informasi serupa.

Merujuk informasi dari Kapolsek Halong, Ipda M Fajar Saputra, hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan adanya insiden pohon tumbang.

Terdata ada satu pohon tumbang di Desa Halong. Selain itu pihaknya juga masih mengumpulkan informasi terkait kerusakan yang terjadi bekerjasama dengan kepala desa setempat.

Baca juga: BREAKING NEWS- Hujan Disertai Angin Kencang di Halong Balangan, Pohon Tumbang dan Rusak Teras Rumah

Baca juga: Heboh Penemuan Mayat di Desa Banyu Tajun HSU, Terdapat Luka Bakar di Kaki

Sementara di Kecamatan Tebing Tinggi, disampaikan oleh Kapolsek Awayan, Ipda Lulus Pribadi, hujan terjadi pada beberapa desa, di antaranya di Desa Tebing Tinggi dan Desa Sungsum. Sementara di beberapa desa lainnya hanya terpantau kondisi cuaca mendung disertai angin.

"Kabarnya hujan di Desa Tebing Tinggi dan Sungsum, kemudian di Desa Meranting terpantau angin kencang dan tidak ada laporan dampak kerusakan yang terjadi. Situasi aman," ujar Ipda Lulus. 

Terkait cuaca hujan saat ini, Kepala BPBD Kabupaten Balangan, H Rahmi mengharapkan bahwa kondisi tersebut sedikit menurunkan tensi ekstrim dari musim panas.

"Kondisi kita saat ini berada pada puncak kemarau kering yang menyebabkan hari tanpa hujan di Balangan dari 30 sampai 60 hari dan dengan adanya hujan yang terjadi di beberapa wilayah hari ini dapat membantu mendinginkan cuaca dan membuat lahan bisa basah kembali," ujar H Rahmi.

H Rahmi juga meminta agar masyarakat tetap waspada dan hati-hati agar tidak membuang sampah dan puntung rokok sembarangan serta tidak melakukan pembakaran atau lebih memperhatikan saat membakar sampah. 

Ia juga menyebut terkait modifikasi cuaca yang dilakukan oleh BMKG. Ungkap Rahmi saat ini sedang digencarkan modifikasi cuaca di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.

Sementara di Kalimantan Selatan sepengetahuannya belum sempat dilakukan modifikasi cuaca tersebut karena awan yang menjadi pendukung tidak tersedia. Dimana kondisi awannya yang tipis dan tidak memungkinkan adanya modifikasi cuaca. 

(banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.