Aksi Damkar Kotim Tolong Anak yang Iseng Pasang Borgol di Kaki, 10 Menit Berhasil Lepas
Nia Kurniawan August 24, 2026 08:52 PM

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT – Rasa penasaran seorang bocah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, berujung insiden yang membuat keluarga panik, Senin (24/8/2026).

Bocah tersebut harus dibawa ke Markas Komando Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kotim setelah borgol yang dipasangnya sendiri di kaki kiri tidak bisa dilepaskan.

Baca juga: Karhutla di Kalteng, Freddy Minta Anggaran Penanganan Bencana Diperkuat di APBD Perubahan 2026

Peristiwa itu bermula ketika sang anak menemukan sebuah borgol tanpa kunci yang tergeletak di tempat sampah. 

Diduga karena penasaran, ia kemudian mencoba memasangkan borgol tersebut ke pergelangan kaki kirinya.

Namun, borgol itu justru terkunci otomatis. Berbagai upaya dilakukan keluarga untuk melepaskannya, tetapi tidak berhasil karena kunci borgol tidak ditemukan.

Khawatir kondisi anaknya semakin tidak nyaman, keluarga akhirnya membawa bocah tersebut ke Mako Damkarmat Kotim di Jalan Bengkirai II Nomor 1, Sampit, sekitar pukul 10.35 WIB.

Komandan Regu Piket/Jaga Damkarmat Kotim, Supriansyah, membenarkan adanya penanganan pelepasan borgol tersebut.

"Orang tua korban datang ke Mako Damkar meminta bantuan karena borgol yang terpasang di kaki anaknya tidak bisa dibuka. Menurut informasi, borgol itu ditemukan di tempat sampah dan tidak memiliki kunci," kata Supriansyah saat dikonfirmasi.

Menerima laporan tersebut, petugas piket langsung menyiapkan peralatan sederhana untuk melakukan evakuasi. 

Dengan penuh kehati-hatian, petugas menggunakan obeng untuk membuka mekanisme pengunci borgol agar tidak melukai kaki anak tersebut.

Proses pelepasan berlangsung sekitar 10 menit. Petugas terus memastikan kondisi korban tetap aman selama penanganan berlangsung.

"Alhamdulillah proses pembukaan berjalan lancar dan borgol berhasil dilepaskan tanpa kendala. Setelah operasi selesai, petugas kembali melanjutkan tugas piket di markas," ujarnya.

Tidak ada korban luka dalam kejadian tersebut. Damkarmat Kotim juga tidak menemukan kendala berarti selama proses penanganan.

Insiden ini menjadi pengingat bagi para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama saat menemukan benda-benda yang tidak diketahui fungsi maupun tingkat keamanannya. 

Rasa ingin tahu yang tinggi pada anak memang wajar, namun tanpa pengawasan dapat berujung pada situasi yang membahayakan diri mereka sendiri. (*) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.