Tim Impian Jose Mourinho, Starter Pilihan The Special One
Wiwig Prayugi August 25, 2026 12:30 AM

Liputan6.com, Jakarta - Nama Jose Mourinho mulai dikenal luas ketika sukses membawa FC Porto menjuarai Piala UEFA 2002/2003 dan Liga Champions 2003/2004. Prestasi tersebut mengantarkannya ke jajaran pelatih elite Eropa dan memberinya julukan ikonik, The Special One.

Kesuksesan berlanjut saat Mourinho menangani Chelsea, di mana ia langsung merebut gelar Liga Inggris pada musim debutnya. Meskipun kegagalan di Liga Champions membuat kebersamaannya dengan The Blues berakhir lebih cepat, kejayaan terbesar kembali diraih bersama Inter Milan ketika Mourinho mencatatkan sejarah treble winners bersama Nerazzurri.

Setelah itu, Mourinho melatih sejumlah klub besar seperti Real Madrid, kembali ke Chelsea, hingga kini AS Roma. Sepanjang kariernya, ia bekerja dengan banyak pemain bintang di berbagai posisi, dari lini belakang hingga penyerang.

Kini, Mourinho kembali ke Real Madrid. Dari deretan nama besar tersebut, tersusun sebuah starting XI terbaik yang pernah dilatih Jose Mourinho, skuad bertabur bintang yang diyakini mampu bersaing dan meraih banyak trofi di level tertinggi.

Kiper dan Pertahanan

Pelatih Real Madrid asal Portugal, Jose Mourinho (tengah), berbicara dengan para pemainnya saat pertandingan pramusim antara Ferencvaros dan Real Madrid di Budapest, Hungaria, pada 8 Agustus 2026. (Attila KISBENEDEK/AFP)
Pelatih Real Madrid asal Portugal, Jose Mourinho (tengah), berbicara dengan para pemainnya saat pertandingan pramusim antara Ferencvaros dan Real Madrid di Budapest, Hungaria, pada 8 Agustus 2026. (Attila KISBENEDEK/AFP)

Kiper: Iker Casillas - Mourinho pernah melatih sejumlah kiper hebat seperti Julio Cesar, Hugo Lloris, hingga Petr Cech. Namun, untuk banyaknya trofi, pilihan pertama tentu saja jatuh kepada Iker Casillas.

Bek Kiri: Javier Zanetti - Zanetti adalah pemain yang setia dengan Inter Milan, menghabiskan 19 dari 22 tahunnya sebagai pemain profesional di Nerazzurri. Ia membukukan lebih dari 850 penampilan, mengoleksi lima gelar Serie A, empat Coppa Italia, hingga Liga Champions. Saat ini, ia masih berada di Inter sebagai dewan direksi.

Bek Tengah: John Terry - Terry adalah seorang kapten, pemimpin, dan legenda bagi Chelsea. Banyak orang menyebutnya memiliki perpaduan permainan Claudio Gentile, Franz Beckenbauer, hingga Paolo Maldini, sehingga tidak akan mudah bagi pemain lawan menembus pertahanannya.

Bek Tengah: Sergio Ramos - Seperti John Terry, Ramos juga sangat cerdik dalam bertahan dan produktif saat memberikan bantuan lini serang. Ramos adalah seorang bek yang telah memenangi segalanya di level klub maupun internasional bersama Timnas Spanyol.

Bek Kanan: Ashley Cole - Cole adalah cerminan seorang wing bek modern pada era 2000-an awal. Dia kuat bertahan serta lincah membantu serangan. Cole adalah andalan Mourinho di Chelsea serta Sven-Goran Eriksson di Timnas Inggris.

Lini Tengah

Pelatih Real Madrid asal Portugal Jose Mourinho memberi isyarat saat memimpin sesi latihan di Stadion Alfredo di Stefano di Valdebebas, di pinggiran Madrid, pada 24 Juli 2026. (Javier SORIANO/AFP)
Pelatih Real Madrid asal Portugal Jose Mourinho memberi isyarat saat memimpin sesi latihan di Stadion Alfredo di Stefano di Valdebebas, di pinggiran Madrid, pada 24 Juli 2026. (Javier SORIANO/AFP)

Gelandang Tengah: Frank Lampard - Mencetak lebih dari 100 gol Premier League, Lampard adalah gelandang paling produktif dalam sejarah Liga Inggris kasta teratas. Ia juga mampu menterjemahkan gaya pragmatis Mourinho di lapangan.

Gelandang Tengah: Luka Modric - Di senja kariernya, Modric masih menjadi salah satu gelandang terbaik di dunia. Apalagi di masa mudanya, dia adalah gelandang kreatif yang permainannya bagaikan penyihir di lapangan tengah.

Gelandang Tengah: Kaka - Kaka mengalahkan Wesley Sneijder untuk mengisi posisi ini. Pemenang Ballon d'Or 2007 itu membukukan 120 laga untuk Real Madrid dan memenangi dua trofi di bawah besutan Mourinho.

Lini Depan

Pelatih  Real Madrid Jose Mourinho (kanan) berbicara dengan penyerang Cristiano Ronaldo selama bertandign melawan Sevilla pada La Liga Spanyol di stadion Santiago Bernabeu pada 19 Desember 2010. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)
Pelatih Real Madrid Jose Mourinho (kanan) berbicara dengan penyerang Cristiano Ronaldo selama bertandign melawan Sevilla pada La Liga Spanyol di stadion Santiago Bernabeu pada 19 Desember 2010. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

Penyerang Kanan: Cristiano Ronaldo - Tidak ada yang meragukan jika nama Ronaldo masuk dalam daftar ini mengingat kualitas permainannya di lapangan. Sayangnya, meski Mourinho dan Ronaldo sama-sama berasal dari Portugal, keduanya gagal meraih gelar Liga Champions saat saling bekerja sama.

Penyerang Kiri: Eden Hazard - Selama 7 tahun di Chelsea, Hazard adalah pemain sayap kiri yang sangat cepat ketika meneror pertahanan lawan-lawannya di Premier League. Pemain asal Belgia ini mempersembahkan dua gelar Premier League, Liga Europa, Piala FA, dan Piala Liga bagi The Blues.

Penyerang Tengah: Didier Drogba - Saat berseragam Chelsea, striker asal Pantai Gading ini adalah sosok yang paling ditakuti di Premier League. Mourinho sangat bergantung kepada Drogba untuk meneror pertahanan lawan kala membesut The Blues.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.