SMSI GMIM Digelar 24-26 September 2026, BPMS Kirimkan Konsep Revisi Tata Gereja ke Jemaat Via SIT
Dewangga Ardhiananta August 25, 2026 09:54 AM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM telah mengirimkan konsep Revisi Tata Gereja 2021 ke jemaat-jemaat. 

Naskah itu dikirim via Sistem Informasi Terpadu (SIT) GMIM pada Senin 24 Agustus 2026 pukul 23.50 WITA.

Kepastian ini disampaikan oleh Ketua BPMS GMIM, Pdt Dr Adolf Katuuk Wenas, MTh, beberapa saat setelah pengiriman konsep revisi melalui Sistem Informasi Terpadu (SIT).

"Dengan mengucap Syukur kepada Tuhan Yesus Kristus, secara resmi saya umumkan, Badan Pekerja Majelis Sinode GMIM telah mulai mengirimkan konsep revisi Tata Gereja GMIM Tahun 2021 hari ini Senin 24 Agustus 2026," kata Pdt Adolf yang didampingi Jubir Ketua Sinode GMIM, Pnt Franky Mocodompis.

Adolf Katuuk Wenas menerima Konsep Revisi Tata Gereja GMIM
TERIMA - Ketua BPMS GMIM, Pdt Dr Adolf Katuuk Wenas MTh menerima Konsep Revisi Tata Gereja GMIM Tahun 2021 dari Ketua Tim Kompilaso, Pdt Janny Ch Rende, MTh di kantor Sinode GMIM, Tomohon, 16 Maret 2026. BPMS GMIM telah mengirimkan konsep Revisi Tata Gereja 2021 ke jemaat-jemaat. 

Selanjutnya, BPMS mempersilahkan Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) dan Badan Pekerja Majelis Wilayah (BPMW) melalui pengelola akun masing-masing untuk melakukan tahapan yang telah ditentukan melalui sistem untuk kemudian dilanjutkan dengan download konsep revisi.

Pengiriman konsep Revisi Tata Gereja GMIM Tahun 2021 sendiri merupakan salah satu prosedur standar yang harus dilakukan oleh BPMS GMIM dalam rangka mempersiapkan penyelenggaraan Sidang Majelis Sinode. 

Pdt Adolf menjelaskan, Tata Gereja GMIM Tahun 2021 Peraturan tentang Sinode Pasal 10 ditegaskan bahwa BPMS menyiapkan konsep materi sidang dan mengirimkan kepada jemaat dan wilayah 1 (satu) bulan sebelum Sidang Maielis Sinode. 

Dengan menghitung tenggat waktu pengiriman dilakukan mulai Senin 24/08 maka Sidang Majelis Sinode GMIM dapat dilaksanakan sesuai rencana yaitu 24 – 26 September 2026. 

"Secara teknis pelaksanaan, dalam waktu dekat kami akan mengundang Panitia Pelaksana untuk mempersiapkan hal-hal yang diperlukan dalam penyelenggaraan SMSI ke-82 GMIM," katanya lagi. 

Sebagaimana diketahui, dinamika menjelang pelaksanaan SMSI ke-82 GMIM memang cukup tinggi karena kepemimipinan Pdt Dr Adolf Katuuk Wenas MTh merupakan lanjutan dari kepemimpinan sebelumnya. 

Meski demikian, BPMS GMIM Bersama dengan seluruh perangkat pelayanan akhirnya dapat mempersiapkan tahapan paling penting dan strategis yaitu pengiriman konsep materi siding. 

Jika dihitung sejak Tim Kompilasi menyerahkan hasil pembahasan pada 27 Mei 2026, BPMS membutuhkan waktu sekitar 89 hari atau 18 hari lebih banyak dari pembahasan Tim Kompilasi. 

Lamanya waktu penyusunan oleh BPMS ternyata lebih disebabkan pada pertimbangan kualitatif. 

Dijelaskan, BPMS memang membutuhkan waktu sekitar tiga bulan karena kuatnya keinginan menghasilkan konsep yang berkualitas sesuai kebutuhan dan perkembangan pelayanan di GMIM. 

"Mari torang samua syukuri tahapan pengiriman ini, dan saya ajak jemaat khususnya Pelayan Khusus untuk sama-sama menggumuli, mendoakan dan menyukseskan Sidang Majelis Sinode GMIM yang akan dilaksanakan di Wilayah Manado Barat Daya pada 24-26 September 2026 mendatang," ujar Pdt Adolf lagi.

(TribunManado.co.id/Ndo)

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.