Identitas Perempuan Korban Kecelakaan di Kinilow Tomohon Sulut, Meninggal di RS, Motor Rem Blong
Dewangga Ardhiananta August 25, 2026 09:54 AM

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Identitas korban kecelakaan maut di Jalan Lokon Empung, Kelurahan Kinilow, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut), Jumat (21/8/2026) malam.

Diketahui jarak Jalan Lokon Empung, dari pusat kota Tomohon adalah sekitar 5 kilometer dengan waktu tempuh berkendara kurang lebih 15 menit.

Korban meninggal seorang perempuan bernama Anggia Samangun, warga asal Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara (Malut).

Anggia Samangun sempat mendapatkan perawatan medis setelah dievakuasi ke rumah sakit.

Anggia kemudian dirujuk ke RSUP Prof. Kandou Manado untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Namun takdir berkata lain, berdasarkan informasi dari pihak keluarga, Anggia meninggal pada Minggu (23/8/2026).

Menurut Kasi Humas Polres Tomohon, Iptu Irwin R. Pangajouw, saat dikonfirmasi TribunManado.co.id, Senin (24/8/2026), kejadian pertama kali diketahui setelah adanya laporan melalui layanan 110.

Personel Polsek Tomohon Utara kemudian mendatangi lokasi kejadian dan mengevakuasi korban ke rumah sakit.

"Pada waktu kejadian personel Laka Polres Tomohon sementara melaksanakan apel malam," jelas Irwin.

Setelah apel selesai, personel Laka Polres Tomohon langsung menuju rumah sakit  Bethesda Tomohon untuk mengecek kondisi korban dan menangani kejadian tersebut.

Sekitar pukul 01.00 WITA, keluarga korban kemudian membuat laporan polisi terkait kecelakaan lalu lintas tunggal tersebut.

Polisi juga memberikan surat keterangan terkait penanganan dan perawatan korban untuk keperluan BPJS.

Dari rumah sakit, korban selanjutnya dirujuk ke RSUP Prof. Kandou berdasarkan informasi dari pihak keluarga.

Sempat mendapatkan perawatan, namun akhirnya, Anggia dinyatakan meninggal pada Minggu (23/8/2026).

Detail penyebab kecelakaan masih menunggu hasil penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut informasi, Anggia bersama rekannya hendak lakukan perjalanan usai mendaki Gunung Empung.

Saat menuruni jalan turunan menggunakan sepeda motor, kendaraan mereka diduga mengalami rem blong akibat panas berlebih dan terjun ke jurang.

Akibat kecelakaan tersebut, Anggia tewas.

Sementara rekannya mengalami cedera dan mendapat perawatan.

10 Cara Menghindari Kecelakaan Saat Berkendara

Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.

1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.

2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.

3. Melihat jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.

4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.

5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.

6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.

7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.

8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.

9. Jangan lawan arus.

10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.

(TribunManado.co.id)

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.