Kim/Seo Gagal Juara Dunia BWF 2026, Mulai Susun Siasat untuk Asian Games 2026
Arif Tio Buqi Abdulah August 25, 2026 10:38 AM

TRIBUNNEWS.COM - Ganda putra nomor satu dunia asal Korea, Kim Won-ho/Seo Seung-jae, mulai menyusun siasat untuk bangkit setelah gagal mempertahankan gelar juara dunia BWF 2026 di New Delhi, India.

Kim/Seo yang meraih medali perunggu pada Kejuaraan Dunia BWF 2026 telah kembali ke Korea pada Selasa (25/8/2026) dengan membawa satu kesimpulan penting.

"Kami sudah mengidentifikasi dengan jelas apa yang perlu diperbaiki," ujar Kim/Seo secara kompak melansir Yonhap.

Hasil tersebut memang belum sesuai dengan target mereka karena pasangan Korea itu dengan ambisi mempertahankan gelar juara dunia yang diraih pada edisi sebelumnya.

Harapan tersebut pupus di semifinal setelah Kim/Seo kalah dari pasangan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, yang menempati peringkat keempat dunia.

Kegagalan semakin mengecewakan karena tahun lalu Kim/Seo tampil dominan dengan mengoleksi 11 gelar juara dalam satu musim dan menyamai rekor sepanjang masa yang juga pernah ditorehkan An Se-young.

Namun, sebagai konsekuensi dari status pasangan terbaik dunia, performa Kim/Seo belakangan mulai menghadapi tantangan berupa analisis dan strategi pengawalan ketat dari lawan.

Baca juga: Baek Ha-na/Lee So-hee Bikin Kejutan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Kini Bidik Gelar Asian Games

Kim/Seo Tak Mau Terjebak Analisis Lawan

Seo mengakui kegagalan mempertahankan gelar dunia menjadi evaluasi penting karena mereka kini mengetahui aspek permainan yang harus diperbaiki.

"Kami memasuki kompetisi dengan tujuan menjadi juara, jadi sangat disayangkan kami tidak mencapai hasil yang diinginkan."

"Tetapi saya pikir kami pulang dengan kesadaran tentang bagaimana kami harus bermain menjelang turnamen besar seperti Asian Games," kata Seo.

Sementara itu, Kim menyoroti kemampuan melakukan perubahan permainan secara cepat salah satu hal penting dan perlu dibenahi.

"Ini adalah turnamen di mana saya sangat merasakan perlunya melakukan penyesuaian dengan cepat selama pertandingan agar sesuai dengan gaya lawan," ujar Kim.

Keduanya menilai salah satu penyebab paceklik gelar dalam beberapa turnamen terakhir adalah lawan yang semakin cermat mempelajari pola permainan mereka.

lihat foto
GANDA PUTRA KOREA - Kim Won-ho/Seo Seung-jae menyapa penonton setelah memenangkan pertandingan babak semifinal ganda putra antara Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani dari Indonesia melawan Kim Won-ho/Seo Seung-jae dari Korea Selatan pada BWF World Tour Finals 2025 di Hangzhou, Provinsi Zhejiang, Tiongkok Timur, 20 Desember 2025. (Foto Arsip Desember 2025). (Xinhua/Jiang Han)

"Saya sering merasa selama pertandingan bahwa tim lawan datang setelah menganalisis kami secara menyeluruh," ungkap Seo.

"Ada kalanya kami bermain sambil menyadari hal tersebut, tetapi justru menghambat permainan kami sendiri," lanjutnya.

Karena itu, Seo menilai mereka tidak boleh terlalu larut memikirkan bagaimana lawan membaca permainan, melainkan harus kembali mengandalkan kekuatan utama mereka.

"Pada akhirnya, kami harus fokus pada permainan yang paling kami kuasai dan terlebih dahulu memainkan pertandingan yang memanfaatkan kekuatan kami," tegas Seo.

Emas Asian Games Jadi Target

Meskipun gelar juara dunia luput, kualitas Kim/Seo tetap berada di level tertinggi karena mereka selalu mampu menjaga konsistensi di papan atas.

Dalam lima turnamen terakhir, keduanya memang gagal meraih gelar juara, tetapi masih mampu mengamankan medali perunggu Kejuaraan Dunia BWF 2026.

Dari Kejuaraan Dunia BWF 2026  kini menjadi modal penting bagi Kim/Seo untuk menghadapi Asian Games namun harus melewati China Masters pertengahan September mendatang.

"Sudah lama sejak medali emas dimenangkan di nomor ganda putra pada Asian Games, jadi saya memiliki keinginan kuat untuk meraihnya," kata Seo.

"Saya akan fokus pada proses maupun hasil, dan akan melakukan yang terbaik di setiap pertandingan untuk benar-benar menghasilkan hasil yang baik," lanjutnya.

Kim juga menegaskan bahwa target mereka tetap sama, tetapi persiapan menuju Asian Games akan dilakukan secara bertahap dengan menemukan kembali gaya permainan.

"Tujuan kami selalu untuk menang, tetapi yang terpenting kami akan bermain selangkah demi selangkah dengan menemukan gaya permainan yang kami kuasai," ujar Kim.

(Tribunnews.com/Niken)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.