Memohon Hujan, Lebih 5.000 Orang Ikuti Salat Istisqa di Masjid Sabilal Muhtadin Banjarmasin
Ratino Taufik August 25, 2026 10:52 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN – Lebih dari 5.000 orang berkumpul di Lapangan Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Banjarmasin, Selasa (25/8/2026) pagi.

Mereka mengikuti salah istisqa, memohon hujan di tengah kemarau panjang dan kebakaran hutan yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan.

Salat berlangsung saat upaya pemadaman kebakaran masih terus dilakukan petugas di lapangan.

Gubernur Kalsel Muhidin mengatakan, petugas gabungan dan masyarakat sudah lebih dari satu bulan berjibaku memadamkan api.

“Mudah-mudahan hujan itu akan turun di Kalimantan Selatan,” kata Muhidin.

Muhidin menyinggung hujan yang sempat turun di Kabupaten Balangan. Ia berharap hujan juga segera turun di sejumlah daerah lain.

Baca juga: Karhutla Hanguskan 3,3 Hektare Lahan di Tapin, Terjadi di Dua Lokasi

“Selain di sini, kami harapkan di kabupaten yang lainnya pun melaksanakan istisqa,” ujarnya.

Harapan terhadap hujan semakin besar karena upaya modifikasi cuaca atau operasi modifikasi cuaca (OMC) saat ini menghadapi kendala. Muhidin mengatakan kondisi potensi awan yang minim membuat upaya tersebut sulit dilakukan.

“Saat ini OMC atau modifikasi cuaca agak susah, karena awannya untuk dimodifikasi tidak ada,” katanya.

Ketua Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Muhammad Tambrin mengatakan, salat istisqa digelar sebagai bentuk munajat bersama agar hujan segera turun di Banua.

Ia menyebut jumlah jemaah yang hadir lebih dari 5.000 orang. Mereka datang dari berbagai kalangan, termasuk habaib, ulama, guru agama, serta siswa-siswi madrasah.

“Alhamdulillah kita lihat jamaah yang hadir lebih dari lima ribuan,” kata Tambrin.

Tambrin mengatakan salat istisqa merupakan salat sunah muakkadah yang sangat dianjurkan ketika umat membutuhkan hujan. Ia berharap doa yang dipanjatkan bersama tersebut dikabulkan Allah SWT.

“Namun mudah-mudahan munajat kita lewat salat istisqa ini dikabulkan Allah, turun hujan di Banua Kalimantan Selatan yang sudah bulanan ini belum turun begitu,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan kali ini, imam salat, Ustaz Ahmad Sawiti, juga disebut telah menjalankan puasa selama tiga hari berturut-turut sebelum salat istisqa.

“Ini puasa sudah tiga hari berturut-turut dari hari Sabtu, Minggu dan Senin. Dan hari ini beliau sudah menyelesaikan puasanya,” kata Tambrin.

Selain di Sabilal, Tambrin yang juga Kepala Kanwil Kemenag Kalsel berharap pelaksanaan salat istisqa juga dapat dilakukan di daerah lain melalui masjid agung maupun masjid besar di masing-masing wilayah. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Syaiful Riki)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.