Terkait isu dugaan pelecehan, kubu El Rumi menyatakan siap mengambil langkah hukum apabila isu tersebut terus berkembang dan terbukti merugikan kliennya.
Aldwin menegaskan narasi yang disebarkan akun-akun anonim tersebut tidak sesuai dengan kenyataan versi pihak El Rumi. Ia pun meminta siapa pun yang merasa memiliki bukti untuk tidak bersembunyi di balik identitas anonim.
“Kalau ada hal-hal begitu tentu kita akan hadapi dan bantah karena memang tidak pernah sesuai dengan kenyataan,” kata Aldwin, dikutip dari YouTube Cumicumi, Selasa (25/8/2026).
Menurutnya, pihak El Rumi saat ini memilih bersiap menghadapi kemungkinan terburuk apabila isu tersebut berkembang menjadi persoalan hukum.
Di tengah ramainya isu tersebut, El Rumi disebut mengalami ketidaknyamanan karena terus menerima telepon dan pesan dari orang-orang yang menanyakan kebenaran kabar tersebut.
Aldwin mengatakan banyaknya konfirmasi justru membuat El Rumi bingung karena informasi yang beredar tidak menjelaskan secara jelas siapa pihak yang dimaksud maupun kapan peristiwa tersebut terjadi.
“Kasihan juga dia banyak terima telepon dikonfirmasi benar enggak, benar enggak. Jadi apalagi bingung juga kejadian apa, kapan dan lain sebagainya,” ujar Aldwin.
Aldwin kembali menegaskan bahwa identitas akun pengunggah tidak jelas dan inisial yang dicantumkan belum tentu merujuk kepada El Rumi. Karena itu, ia meminta masyarakat tidak terburu-buru mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum terbukti.
Pihak El Rumi kini memilih menunggu perkembangan lebih lanjut sembari menyiapkan langkah hukum jika isu tersebut terus bergulir. Mereka menegaskan akan mengambil tindakan apabila terdapat unsur fitnah, tindakan mendiskreditkan, atau dugaan kejahatan lain yang merugikan El Rumi.