Langganan Banjir, Kawasan Sepacar Pekalongan Mulai Dibangun Drainase, Pedagang: Kalau Banjir Sepi
Listusista Anggeng Rasmi August 25, 2026 01:59 PM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kawasan Sepacar, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik langganan banjir mulai mendapat penanganan.

Pemerintah kini membangun saluran drainase dan gorong-gorong sebagai upaya mengatasi persoalan genangan yang kerap mengganggu aktivitas warga.

Pengerjaan saluran tersebut terlihat berlangsung di kawasan Sepacar pada Senin (24/8/2026). Proyek ini diarahkan untuk memperlancar aliran air agar dapat dibuang menuju sungai.

Salah seorang pedagang di kawasan tersebut, Sholeh, mengatakan pekerjaan drainase telah berlangsung sekitar satu pekan. Menurutnya, saluran baru itu diharapkan mampu menjadi solusi atas persoalan banjir yang selama ini terjadi.

“Ini dibuat selokan buat drainase, untuk membuang air ke kali,” katanya saat ditemui di lokasi, Senin (24/8/2026), dikutip dari Instagram @pekalonganinfo, Selasa (25/8/2026).

Sholeh menjelaskan, persoalan banjir di kawasan tersebut sebenarnya sudah berlangsung cukup lama. Meskipun jalan di sekitar lokasi telah dicor sejak tahun lalu, persoalan pembuangan air masih belum sepenuhnya teratasi.

Akibat tidak adanya saluran pembuangan yang memadai, air hujan kerap menggenang di sejumlah titik. Kondisi tersebut bahkan disebut terjadi hampir setiap sore ketika hujan turun dengan intensitas cukup tinggi.

Salah satu titik yang paling parah berada di bawah rel kereta api. Genangan di lokasi tersebut dapat mencapai ketinggian hingga selutut orang dewasa.

BANJIR DI PEKALONGAN - Kawasan Sepacar, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, yang selama ini jadi langganan banjir kini mulai ditangani. Pemerintah membangun saluran drainase dan gorong-gorong untuk mengalirkan air ke sungai. ((Ist)/@pekalonganinfo)

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Usai Subuh di Jalan Viral Pantirejo Pekalongan, Motor Tabrak Gerobak, 1 Kritis

Kondisi itu membuat warga maupun pengguna jalan harus ekstra berhati-hati ketika melintas. Selain menghambat kendaraan, genangan juga membuat akses masyarakat menjadi tidak nyaman.

Bagi para pedagang, persoalan banjir bukan sekadar masalah akses jalan. Genangan yang terjadi di jalur tersebut turut berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.

Pasalnya, kawasan tersebut merupakan salah satu akses yang menghubungkan masyarakat menuju jalan Pantura. Ketika banjir menggenangi jalur tersebut, mobilitas warga ikut terganggu.

Sholeh mengatakan kondisi tersebut biasanya langsung terasa pada aktivitas perdagangan. Ketika akses jalan tergenang, jumlah pembeli yang datang ke kawasan tersebut ikut menurun.

“Kalau sana banjir, pedagang di sini sepi,” ujarnya.

Menurut Sholeh, kondisi banjir membuat masyarakat berpikir ulang untuk melintas maupun beraktivitas di kawasan tersebut. Situasi itu tentu menjadi persoalan tersendiri bagi pedagang yang mengandalkan aktivitas warga sebagai sumber penghasilan.

Penanganan sementara sebenarnya telah dilakukan ketika genangan mulai meninggi. Air di sejumlah titik sempat disedot menggunakan pompa untuk mengurangi ketinggian banjir.

Langkah tersebut cukup membantu mengurangi genangan. Namun, warga menilai keberadaan saluran drainase permanen tetap dibutuhkan agar persoalan serupa tidak terus berulang setiap kali hujan turun.

Pembangunan drainase dan gorong-gorong kali ini pun menjadi harapan baru bagi masyarakat Sepacar. Warga berharap saluran yang sedang dikerjakan benar-benar mampu mengalirkan air dengan baik menuju sungai.

Jika sistem drainase berfungsi optimal, genangan di kawasan tersebut diharapkan dapat berkurang sehingga aktivitas warga dan pedagang kembali berjalan normal.

Meski demikian, hingga kini belum terdapat keterangan lebih lanjut mengenai panjang saluran yang dibangun, nilai pekerjaan, maupun target waktu penyelesaiannya. Informasi tersebut masih menunggu penjelasan dari pihak terkait.

Warga pun berharap pembangunan tidak hanya menyelesaikan persoalan banjir untuk sementara, tetapi menjadi solusi jangka panjang bagi kawasan Sepacar yang selama ini harus berulang kali menghadapi genangan.

(Tribunnewsmaker.com/ Listusista)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.