Iyuh! Kotoran Manusia Berceceran di Kursi-Lorong Kabin Pesawat AirAsia
GH News August 25, 2026 02:09 PM
Kota Kinabalu -

Penerbangan AirAsia mengalami hal tak terduga. Seorang penumpang buang air besar di kursi selama penerbangan, padahal toiletnya kosong.

Penerbangan bernomor AK1516 itu berangkat dari Kota Kinabalu, Malaysia menuju China pada Selasa (18/8) pukul 22.30 waktu setempat. Pesawat itu dijadwalkan mendarat di Shanghai sekitar pukul 03.00 waktu setempat, seperti dikutip dari .

Perjalanan berjalan mulus dari Kinabalu, namun 40 menit sebelum mendarat berubah menjadi malapetaka. Para penumpang mendadak mencium bau busuk yang tersebar di kabin.

Saking baunya, banyak penumpang yang terbangun dari tidur.

Seorang penumpang bermarga Zhao menjadi saksi dari insiden ini. Ia berkata bahwa seorang wanita berusia 40-an menjadi pelakunya. Wanita itu duduk di antara dua anak laki-laki.

"Saat itu hampir pukul 2 pagi dan kami semua sedang tidur. Dia bergegas menuju toilet sambil membawa tas," ungkap Zhao.

Awalnya, penumpang mengira wanita itu hendak muntah, namun bau aneh yang tercium menunjukkan hal yang berbeda.

Saat itu, Zhao dan penumpang lain melihat kotoran manusia tercecer di karpet lorong dan kursi wanita itu. Penumpang yang marah langsung menegurnya dan wanita itu mengaku sedang tidak enak badan.

Penumpang tidak terima, karena jarak toilet dari kursinya kurang dari 4,5 meter. Saat itu toilet belum ditutup untuk persiapan pendaratan.

Seorang awak kabin sempat membersihkan area tersebut dengan tisu dan menyemprotkan pengharum ruangan, namun upaya itu tidak mampu menghilangkan bau busuk kotoran tersebut.

Akibatnya, para penumpang terpaksa duduk di tengah bau tak sedap itu selama 40 menit yang menyiksa. Situasi ini diperparah oleh fakta bahwa pendingin udara (AC) telah dimatikan untuk persiapan pendaratan.

Dalam sebuah pernyataan, perwakilan AirAsia mengatakan bahwa mereka telah melaporkan situasi berbau busuk tersebut kepada kapten dan kru darat. Tim kemudian masuk ke pesawat dan melakukan disinfeksi di area tersebut setelah para penumpang turun.

Awak kabin yang bertugas untuk penerbangan kembali juga telah diberitahu mengenai kondisi kabin tersebut.

Manajer Umum AirAsia China, Frank Tang Ting, memuji para awak kabin atas "profesionalisme, ketenangan, dan respons cepat mereka dalam menghadapi insiden menjijikkan tersebut.

"Keselamatan dan kesejahteraan penumpang adalah prioritas utama kami. Kami menghargai pengertian para penumpang dalam menghadapi situasi tak terduga ini," pungkasnya.

Bonauli
Jurnalis detikcom
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.