Manchester United menunjukkan minat besar terhadap Alejandro Balde, yang bisa saja meninggalkan Barcelona pada pekan ini.
Dengan hanya tersisa satu pekan sebelum tenggat bursa transfer, Setan Merah masih belum mendapatkan bek kiri baru untuk berbagi peran dengan Luke Shaw.
Klub sebelumnya menilai Lewis Hall sebagai target ideal untuk posisi tersebut, tetapi Newcastle United dan pelatih kepala anyar mereka, Matthias Jaissle, telah menegaskan dengan sangat jelas bahwa pemain berusia 21 tahun itu tidak dijual, sehingga memaksa INEOS mengalihkan perburuan ke target lain.
Pekan lalu, Balde muncul sebagai target utama baru Manchester United. Pemain berusia 22 tahun itu merupakan produk akademi Barcelona yang sempat memantapkan dirinya sebagai sosok penting di klub, setidaknya sebelum lajunya terganggu oleh masalah cedera yang berulang.
Pemain Spanyol itu sedang menjalani awal musim yang sangat sulit, setelah pelatihnya, Hansi Flick, mencoretnya dari skuad pada hari pertandingan pembuka musim.
Menurut jurnalis ESPN Rob Dawson, pelatih asal Jerman tersebut berencana menggelar pembicaraan tatap muka dengan sang pemain, yang ia tuding sedang kehilangan fokus.
Sementara itu, Manchester United terus memantau situasi ini dengan cermat, sembari bersiap melakukan pendekatan.
Menurut penjelasan sumber tersebut, United lebih memilih merekrut Balde dengan kesepakatan pinjaman selama satu musim disertai opsi pembelian jika bek kiri itu menyatakan keinginannya untuk bergabung dengan mereka.
Di sisi lain, Barcelona ingin mendapatkan biaya transfer antara €30 juta (£26m) hingga €40m (£34m).
Seperti dilaporkan The Athletic pekan lalu, Manchester United belum sepenuhnya meninggalkan rencana mereka untuk merekrut Hall dari Newcastle United, melainkan hanya menundanya hingga musim panas mendatang setelah memahami bahwa kondisi yang tepat saat ini belum tersedia.
Karena itu, mendatangkan Balde dengan status pinjaman akan memperkuat posisi tersebut dengan menghadirkan salah satu pemain muda paling menarik di posisinya, sekaligus membuat klub terhindar dari komitmen jangka panjang.
Dalam skenario ini, jika pemain Spanyol itu mampu tampil baik, INEOS akan dengan senang hati mengaktifkan opsi pembeliannya. Sebaliknya, mereka juga akan bisa memulangkannya ke Barcelona apabila ia kesulitan beradaptasi dengan Liga Primer atau kembali mengalami masalah cedera, yang pada akhirnya memungkinkan mereka menghidupkan lagi upaya merekrut Hall.