Penembakan di Lampung Utara, Pria Teriak Rumahnya Didatangi Polisi, Terdengar Letusan
Reny Fitriani August 25, 2026 03:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Kasus penembakan di Lampung utara, seorang pria berteriak saat hendak ditangkap oleh polisi dalam video yang beredar berdurasi 44 detik, di Lampung Utara, Selasa (25/8/2026). 

Baca Juga: 3 Polisi Ditembak Bandar Narkoba, Sebelumnya Bripka Arya Tewas Ditembak Pelaku Curanmor

Pria tersebut berteriak mengaku rumah yang didatangi polisi adalah rumahnya. 

"Ini rumah saya-ini rumah," teriak sang pria dalam video.

Suasana di rumah tersebut tampak ramai orang termasuk polisi serta kendaraan.

Diduga aparat kepolisian dengan berpakaian sipil hendak menangkap terduga pelaku. 

Pria lainnya dalam video meminta untuk membukakan rumah yang didatangi.

"Buka buka," kata pria itu. 

Tak lama kemudian polisi meletuskan senjata api untuk menenangkan suara yang teriak-teriak tersebut.

Tembak Mati Diduga Bandar Narkoba

Polisi menembak mati pelaku diduga bandar narkoba setelah melakukan perlawanan saat hendak ditangkap di kawasan Muara Jaya, Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara, Selasa (25/8/2026).

Peristiwa tersebut terjadi di lokasi organ tunggal Muara Jaya.

Sebelum penangkapan, polisi menerima laporan dari masyarakat yang menyebutkan adanya seorang yang diduga bandar narkoba berada di lokasi tersebut.

Petugas kemudian menindaklanjuti laporan tersebut dengan mendatangi lokasi untuk melakukan penangkapan. Namun, saat proses penangkapan berlangsung, pelaku diduga melakukan perlawanan dan menembak anggota polisi.

Kasi Humas Polres Lampung Utara, Iptu Herawati, mengatakan, akibat perlawanan tersebut, tiga anggota polisi mengalami luka tembak.

"Setelah mendapat perlawanan sengit dari pelaku yang diduga sebagai bandar narkoba, pelaku menembak tiga anggota kami," ujarnya.

Tiga personel yang mengalami luka tembak masing-masing berinisial A, ADJ, dan A. Ketiganya kemudian menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Sementara itu, polisi memberikan tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku yang melakukan perlawanan. Pelaku akhirnya meninggal dunia di lokasi.

"Pelaku diberikan tindakan tegas dan terukur dan yang bersangkutan meninggal dunia," kata Herawati.

Hingga kini, jajaran Polres Lampung Utara masih melakukan penyelidikan untuk mendalami peristiwa tersebut, termasuk kronologi penembakan dan proses penangkapan.

Polisi juga masih berada di RS Handayani Lampung Utara untuk menangani tiga personel yang mengalami luka tembak.

Sebelumnya, tiga anggota kepolisian yang berdinas di Kabupaten Lampung Utara ditembak saat melakukan penggerebekan di wilayah Muara Jaya, Lampung Utara, Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun membenarkan adanya peristiwa tersebut. 

Ia menyebut tiga anggota polisi ditembak dalam insiden yang diduga melibatkan baku tembak dengan pelaku kejahatan.

Selain tiga anggota polisi, satu orang yang diduga sebagai pelaku juga terkena tembakan setelah melakukan perlawanan aktif terhadap petugas.

"Informasi awal, benar ada baku tembak di Lampung Utara," kata Yuni saat dikonfirmasi, Selasa (25/8/2026).

Terkait kondisi tiga anggota polisi tersebut, Yuni belum dapat memastikan apakah ada korban yang meninggal dunia maupun mengalami luka kritis.

Menurut dia, seluruh anggota yang ditembak telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

"Anggota masih dibawa ke rumah sakit," ujarnya.

Yuni juga belum menjelaskan secara rinci rumah sakit tempat para anggota polisi tersebut menjalani perawatan.

Saat ditanya mengenai kronologi penggerebekan serta identitas anggota yang terlibat, Yuni meminta media menunggu keterangan resmi dari Kapolres Lampung Utara.

Ia kembali menegaskan bahwa seluruh anggota yang mengalami luka tembak saat ini masih dalam penanganan medis.

"Jadi anggota polisi ada tiga dan masyarakat sipil diduga pelaku satu orang," kata Yuni.

(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.