PSS Sleman Masih Buka Peluang Bongkar Pasang Skuad, Huistra Ungkap Kemungkinan 1-2 Perubahan
Hari Susmayanti August 25, 2026 05:04 PM

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PSS Sleman masih membuka kemungkinan melakukan bongkar pasang skuad meski telah meluncurkan tim untuk menghadapi Super League 2026/2027.

Bursa transfer yang masih terbuka membuat komposisi tim berjuluk Super Elang Jawa itu belum sepenuhnya final. 

Pelatih PSS, Pieter Huistra, mengakui masih ada peluang sejumlah pemain keluar dan digantikan dengan pemain baru.

Pernyataan tersebut disampaikan Huistra di tengah pelepasan M. Kanu Helmiawan.

Pemain muda tersebut resmi meninggalkan PSS dan bergabung dengan Persiku Kudus, setelah sebelumnya sempat diperkenalkan dalam launching skuad PSS untuk musim 2026/2027.

Huistra menyebut kemungkinan perubahan komposisi pemain masih terbuka. Namun, jika ada pemain yang dilepas, PSS akan berupaya mendatangkan sosok yang sesuai dengan kebutuhan tim.

“Kemungkinan ada beberapa pemain yang akan keluar. Jika ada yang keluar, kami akan berusaha mencari pengganti yang bagus khususnya pemain yang lebih muda yang sesuai dengan gaya permainan kami,” ujar Huistra, Selasa (25/8/2026).

Menurut pelatih asal Belanda tersebut, PSS masih terbuka terhadap berbagai opsi hingga bursa transfer ditutup. Bahkan, ia memperkirakan bisa terjadi satu atau dua perubahan dalam skuad.

“Kami selalu terbuka dengan opsi tersebut. Jadi, saya pikir masih ada kemungkinan satu atau dua perubahan,” katanya.

Baca juga: Dua Pemain Asing PSS Sleman Pulih, Gabung Latihan Penuh Pekan Ini

Selain melepas pemain, PSS juga mempertimbangkan opsi peminjaman, khususnya bagi pemain yang dinilai lebih membutuhkan menit bermain dan pengalaman di kompetisi berbeda.

Huistra mengatakan, salah satu kemungkinan yang dapat ditempuh adalah pertukaran pemain dengan klub Liga 2.

Pemain PSS yang dinilai lebih cocok bermain di Liga 2 bisa dipinjamkan, sementara PSS mendapatkan pemain muda yang dianggap memiliki potensi untuk berkembang.

“Mungkin saja, tergantung kesepakatan pertukaran pemain yang bisa kami lakukan. Saat ini kami memiliki jumlah pemain yang cukup,” tuturnya.

Skema tersebut, lanjut Huistra, dapat menjadi solusi bagi pemain muda PSS agar mendapatkan pengalaman bermain lebih banyak. Di sisi lain, klub juga bisa mendatangkan talenta muda yang sesuai dengan kebutuhan tim.

“Jika kami bisa melakukan pertukaran di mana pemain yang lebih cocok untuk Liga 2 berpindah ke sana, lalu sebagai gantinya kami mendapatkan pemain muda berbakat yang bisa beradaptasi dan berkembang, itu bisa menjadi opsi,” ujarnya.

Meski demikian, Huistra menegaskan belum ada kesepakatan konkret terkait rencana tersebut. Ia memahami klub-klub Liga 2 saat ini juga baru mulai mempersiapkan diri menghadapi kompetisi.

“Namun saat ini belum ada contoh konkretnya karena klub-klub Liga 2 baru mulai bersiap-siap,” kata Huistra.

Dengan demikian, meski PSS telah memperkenalkan skuadnya kepada publik, pintu perubahan masih belum sepenuhnya tertutup. 

Pelepasan Kanu bisa menjadi salah satu indikasi bahwa komposisi Super Elang Jawa masih berpeluang mengalami perubahan sebelum kompetisi benar-benar dimulai.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.