TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan - Persekabpas Pasuruan U-17 memastikan tiket ke babak 32 besar Piala Soeratin Jawa Timur 2026 setelah tampil sempurna di fase grup.
Skuad berjuluk Laskar Sakera tersebut menyapu bersih empat pertandingan Grup J dengan kemenangan. Persekabpas U-17 pun mengakhiri fase grup sebagai juara dengan koleksi 12 poin.
Kepastian itu didapat setelah Persekabpas U-17 mengalahkan Asifa Malang dengan skor 3-1 di Stadion Plumbon, Pandaan, Senin (24/8/2026) sore.
Tiga gol Persekabpas masing-masing dicetak Abdul Kholil Ilham pada menit ke-48 dan 64, serta M Aldiansyah pada menit ke-61. Asifa Malang hanya mampu membalas satu gol.
Baca juga: Persekabpas Petik Hasil Positif di Laga Uji Coba, Tahan Klub Liga 1 PSIM Jogja
Manajer Persekabpas U-17 Piala Soeratin, Gaung Andaka Ranggi Purbakara, mengaku puas dengan performa tim selama fase grup.
Menurut Gaung, keberhasilan mengunci posisi juara grup dengan raihan sempurna menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan yang lebih ketat pada babak 32 besar.
“Cukup puas di fase grup ini, mengunci juara grup dengan meraih 12 poin. Ini menjadi modal awal yang sangat penting untuk menatap babak 32 besar,” kata Gaung, sapaan akrabnya.
Meski demikian, Gaung menyadari tantangan berikutnya bakal lebih berat. Waktu pemulihan pemain relatif singkat karena tim harus menjalani jadwal pertandingan yang padat.
Tim pelatih dan manajemen akan memanfaatkan waktu yang tersedia untuk memulihkan kondisi pemain sekaligus melakukan evaluasi.
Selain faktor fisik, komunikasi antara pemain, pelatih, dan manajemen dinilai turut berperan dalam keberhasilan Persekabpas melewati fase grup.
Rotasi juga diterapkan agar seluruh pemain mendapat kesempatan tampil dan menambah pengalaman bertanding.
“Kami ingin semua anak memiliki jam terbang. Jadi kami tidak hanya mengandalkan pemain tertentu, tetapi melakukan rotasi,” ujarnya.
Baca juga: Dutra dan Beto Mulai Gabung Latihan, Tim Persekabpas Untuk Liga 3 Terus Dimatangkan
Persekabpas U-17 memiliki komposisi pemain yang sebagian besar berasal dari Akademi Persekabpas. Skuad tersebut juga diperkuat pemain hasil seleksi Piala Bupati antarsekolah tingkat SMP dan seleksi terbuka.
Proses tersebut menjadi bagian dari upaya menjaring talenta sepak bola muda dari berbagai wilayah di Kabupaten Pasuruan.
Gaung menilai potensi pemain muda di Kabupaten Pasuruan cukup besar. Karena itu, kiprah Persekabpas U-17 di Piala Soeratin diharapkan menjadi ruang bagi para pemain untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menambah pengalaman kompetitif.
“Talenta-talenta muda pemain sepak bola asal Pasuruan cukup luar biasa,” katanya.
Head Coach Persekabpas U-17, Irfan Junaedi, mengatakan perjalanan tim di fase grup tidak mudah. Salah satu tantangan terbesar adalah jadwal pertandingan yang sangat padat.
Persekabpas harus menjalani empat pertandingan dengan waktu pemulihan yang terbatas. Kondisi tersebut membuat kebugaran pemain menjadi perhatian utama tim pelatih.
Baca juga: Kemarau Panjang Jadi Berkah, Harga Tembakau Lumajang Capai Rp 53 Ribu per Kilogram
“Memang berat, empat hari berturut-turut bertanding. Faktor recovery sangat penting. Kami lakukan recovery, termasuk ice bath, karena satu pertandingan ke pertandingan berikutnya sangat dekat,” ujar Irfan, yang akrab disapa Irjun.
Meski mampu mencatatkan empat kemenangan, Irjun menilai masih ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi sebelum memasuki babak 32 besar.
Perubahan pemain dan formasi selama fase grup menjadi bagian dari evaluasi. Tim pelatih juga akan memperbaiki skema permainan dan strategi karena pertandingan berikutnya menggunakan sistem gugur.
“Dengan pemain dan formasi yang berbeda, kami bisa menang dan sapu bersih. Tapi tantangannya berat. Ada evaluasi yang harus kami benahi, beberapa skema strategi dan gameplay harus diperbaiki untuk menghadapi 32 besar,” jelasnya.
Babak 32 besar akan menghadirkan tantangan berbeda bagi Persekabpas U-17. Jika pada fase grup tim masih memiliki peluang memperbaiki posisi setelah mengalami kekalahan, sistem gugur membuat setiap pertandingan menjadi penentu kelanjutan langkah.
Piala Soeratin U-17 Jawa Timur 2026 diikuti 69 klub yang terbagi dalam 16 grup. Kompetisi yang mulai bergulir pada 10 Agustus 2026 ini menjadi salah satu ajang pembinaan sepak bola usia muda di Jawa Timur.
Dengan modal empat kemenangan dan 12 poin di fase grup, Persekabpas U-17 kini harus menjaga kebugaran sekaligus mematangkan strategi sebelum menghadapi persaingan di babak 32 besar.