Pertumbuhan Ekonomi Pekalongan Diklaim Naik 5,88 Persen, Benarkah
khoirul muzaki August 25, 2026 06:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEKALONGAN- Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pekalongan menunjukkan tren positif. Pada 2025, pertumbuhan ekonomi daerah mencapai 5,88 persen, meningkat dibandingkan 2024 yang berada di angka 5,08 persen.


Capaian tersebut menjadi salah satu modal bagi Kabupaten Pekalongan untuk terus bangkit dan meningkatkan daya saing daerah.


Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan Sukirman, menyampaikan capaian tersebut dalam amanatnya saat memimpin Apel Besar Hari Jadi ke-404 Kabupaten Pekalongan di Lapangan Belakang Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan, Selasa (25/8/2026).


Mengusung tema 'Kajen Bangkit, Satukan Hati Bangun Negeri', peringatan Hari Jadi ke-404 Kabupaten Pekalongan menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk merefleksikan capaian pembangunan sekaligus memperkuat sinergi seluruh elemen masyarakat.


"Marilah kita bersama-sama meneguhkan komitmen untuk memajukan Kabupaten Pekalongan dengan semangat kebersamaan dan inovasi."


"Kita harus terus berupaya, agar seluruh lapisan masyarakat merasakan manfaat dari pembangunan yang berkelanjutan," kata Sukirman.


Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang meningkat harus diikuti dengan perbaikan berbagai indikator kesejahteraan masyarakat.


Salah satunya terlihat dari tingkat kemiskinan yang turun dari 8,95 persen menjadi 8,05 persen.


Selain itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Pekalongan juga mengalami penurunan menjadi 3,24 persen.


"Di bidang pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Pekalongan pada 2025 meningkat menjadi 72,71, dari sebelumnya 71,95 pada 2024," katanya.


Sukirman menegaskan, berbagai capaian tersebut tidak boleh membuat pemerintah daerah berpuas diri. Justru, capaian tersebut harus menjadi pijakan untuk memperkuat pembangunan dan meningkatkan daya saing Kabupaten Pekalongan.


"Sudah saatnya kita bangkit bersama-sama mengerahkan seluruh daya dan upaya untuk menjadikan Kabupaten Pekalongan sebagai daerah yang maju dan unggul dibandingkan dengan daerah lain," ujarnya.


Infrastruktur Terus Didorong


Selain indikator ekonomi dan kesejahteraan, Pemkab Pekalongan terus mendorong pembangunan infrastruktur sebagai penunjang aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.


Sukirman menyebut pembangunan jalan, jembatan, dan drainase terus dilakukan dengan dukungan anggaran lebih dari Rp 60 miliar.


Pembangunan dan relokasi Rumah Sakit Kraton juga terus berjalan. Proyek dengan alokasi anggaran Rp196,6 miliar tersebut saat ini telah memasuki tahap finishing dan ditargetkan selesai pada April 2027.


Tak hanya pembangunan fisik, pemerintah daerah juga memperkuat tata kelola pemerintahan. Penguatan integritas dilakukan melalui whistleblowing system, pengendalian gratifikasi, serta kebijakan pencegahan benturan kepentingan.


"Indeks Reformasi Birokrasi Kabupaten Pekalongan tahun 2025 juga mencapai 81,11 dengan kategori A-," ungkap Sukirman.


Raih Sejumlah Penghargaan


Berbagai capaian tersebut turut dilengkapi dengan sejumlah penghargaan yang diterima Kabupaten Pekalongan sepanjang 2026.


Di antaranya penghargaan atas pertumbuhan realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tertinggi tahun 2025. Kabupaten Pekalongan juga meraih penghargaan Pengawasan Kearsipan dengan predikat AA atau "Sangat Memuaskan".


Sukirman mengatakan berbagai penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat Kabupaten Pekalongan.


"Semua ini adalah hasil kerja kita bersama, seluruh elemen masyarakat Kabupaten Pekalongan. Untuk itu, saya ucapkan terima kasih atas kerja samanya," tuturnya.


Jaga Kondusivitas Pilkades


Memasuki agenda Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak yang dijadwalkan berlangsung pada 18 November 2026 di 34 desa, Sukirman mengajak seluruh pihak menjaga sinergi dan kondusivitas.


Ia berharap pemerintah, aparat keamanan, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan dapat bersama-sama mengawal pelaksanaan Pilkades agar berlangsung aman, lancar, dan tertib.


"Saya berharap semua elemen dapat bersinergi bersama untuk mengawal dan mengamankan agenda besar ini agar berjalan dengan lancar dan kondusif," pungkasnya. (Dro)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.