Tanjungpinang (ANTARA) - Wakil Direktur Utama (Wadirut) Perum Bulog Marga Taufiq melakukan kunjungan kerja ke Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) guna memastikan kesiapan operasional, ketersediaan stok, serta kelancaran distribusi pangan kepada masyarakat.

"Kami terus memastikan ketersediaan stok dan kelancaran distribusi, serta menindaklanjuti setiap masukan dari pemerintah daerah agar pelaksanaan tugas Bulog di wilayah berjalan optimal," kata Marga Taufiq di Tanjungpinang, Selasa.

Dalam kunjungan tersebut, Marga Taufiq didampingi Pemimpin Wilayah Perum Bulog Riau dan Kepri Dani Satrio serta jajaran Kantor Cabang Bulog Tanjungpinang.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke Kantor Cabang Perum Bulog Tanjungpinang untuk menerima pemaparan terkait kondisi operasional, pengadaan dan persediaan komoditas, pelaksanaan Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), serta berbagai tantangan di lapangan.

Dalam kesempatan ini, Wadirut meminta seluruh jajaran terus memperkuat koordinasi, menjaga kesiapsiagaan, dan merespons setiap dinamika pangan secara cepat dan tepat. Koordinasi yang kuat dinilai penting agar setiap penugasan pemerintah dapat berjalan optimal dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Pergudangan Melayu Kota Piring 1 yang memiliki dua unit gudang dengan total kapasitas beras 7.000 ton.

Berdasarkan data pergudangan, stok beras PSO (Public Service Obligation)tercatat sebanyak 1.705 ton ditambah 1.000 ton beras PSO yang masih dalam perjalanan, serta stok minyak goreng sebanyak 94 ton dan komoditas pangan lainnya sebesar 22,2 ton.

"Ketersediaan stok harus didukung dengan pengelolaan kualitas dan distribusi yang baik," ujarnya.

Rombongan selanjutnya meninjau pelaksanaan Bantuan Pangan di Kelurahan Tanjung Unggat, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang.

Di wilayah tersebut, Wadirut turut menyalurkan bantuan kepada 1.531 Penerima Bantuan Pangan (PBP), dengan total beras mencapai 45.930 kilogram atau 45,93 ton. Ia memastikan proses penyaluran berjalan tertib dan bantuan diterima masyarakat sesuai sasaran.

Menurut dia, tugas Bulog tidak hanya memastikan pangan tersedia di gudang, tetapi juga memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat dengan tepat sasaran.

"Karena itu, kami melihat langsung pelaksanaannya di lapangan untuk memastikan seluruh proses berjalan dengan baik," ujar Wadirut.

Setelah itu, Marga Taufiq bersama rombongan melanjutkan peninjauan toko ritel modern Pinang Lestari untuk memastikan ketersediaan beras SPHP dan Minyakita. Peninjauan ini sekaligus menjadi bagian dari pemantauan kelancaran distribusi komoditas pangan Bulog hingga ke tingkat konsumen.

Wadirut menegaskan Perum Bulog akan terus memperkuat pengelolaan stok, menjaga kualitas komoditas, serta memastikan kelancaran distribusi dari gudang hingga masyarakat.

"Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Bulog dalam menjalankan amanah pemerintah untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan nasional," kata Wadirut Bulog.