Harga Daging Ayam Meroket di Tanjung Morawa, Pedagang: 25 Tahun Jualan Baru Ini Paling Mahal
Randy P.F Hutagaol August 25, 2026 07:27 PM

TRIBUN-MEDAN.com, LUBUKPAKAM - Harga ayam pedaging dan ayam potong di Pasar Tanjung Morawa terus mengalami kenaikan.

Untuk yang pedaging harganya mulai Rp 43 sampai 44 ribu perkilogram. Sementara untuk yang ayam potong Rp 36 sampai 37 ribu. 

Pada saat ini bukan masyarakat saja yang mengeluh dengan kenaikan harga ayam pedaging dan ayam potong ini namun juga para pedagang.

Salah satu pedagang, Manahan menyebut selain harga yang tinggi stok daging juga susah didapatkan.

Biasanya ia mampu menjual daging ayam hingga 400 kg perhari namun dengan kondisi sekarang hanya bisa 150 kg. 

"Kami juga dijatah sekarang dapatkan ayamnya. Dibanding kemarin untuk yang hari ini naik Rp 1000. Semenjak libur sekolah berakhir harga terus naik mulai dari 2000 sampai 3000 perhari," ujar Manahan, Selasa (25/8/2026).  

Manahan berpendapat kenaikan harga daging ayam ini penyebabnya karena adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak sekolah.

Secara pribadi Manahan berharap kalau program MBG ini bisa dihentikan. Dampaknya kepada para pedagang juga cukup besar. 

"25 tahun saya jualan baru kali ini harga daging ayam semahal sekarang ini. Penyebabnya ya karena program MBG inilah. Pening juga kami pedagang. Sekarang pukul 07.00 sudah pulang dari pasar karena ayam dapatnya dijatah,"kata Manahan. 

Karena daging ayam yang mau dijual dijatah kepada para pedagang membuat omset mereka pun turun drastis.

Ia mengaku saat ini hanya bisa melayani pembelian untuk para langganannya saja. Sementara untuk mengecer dan melayani pembeli lain tidak bisa dilakukan lagi. 

"Mahal pun harga barangnya nggak ada. Jujur pening kali kami para pedagang sekarang ini," bilang Manahan.

(dra/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.