Viral Rekaman Suara Sopir Bus, Akui Ada Larangan ke Jakarta Jelang Aksi 27 Agustus
Laksmi Anindita August 25, 2026 07:39 PM

TRIBUNWOW.COM - Rekaman suara yang memuat pengakuan sejumlah sopir bus terkait pembatalan keberangkatan warga menuju Jakarta viral di media sosial menjelang rencana aksi pada 27 Agustus 2026.

Dalam rekaman tersebut, para sopir mengaku mendapat larangan dan tekanan dari pihak kepolisian untuk membawa warga Pati ke Jakarta.

Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, membenarkan adanya pembatalan sejumlah bus yang sebelumnya dipesan untuk mengangkut warga dari Pati, Jepara, dan Grobogan.

Menurut Botok, pembatalan terjadi sekitar dua hari sebelum keberangkatan. Ia mengaku mendapat informasi dari rekan-rekannya bahwa sejumlah pemilik perusahaan otobus di Pati mendapat tekanan dari pihak kepolisian.

“Hari terakhir terkendala, ya. Jadi bus-bus yang sudah dipesan, sudah di-DP, ternyata hari ini dibatalkan semua,” ungkap Botok kepada wartawan, Senin (24/8/2026).

Meski sejumlah bus batal berangkat, sebagian warga tetap menuju Jakarta. Rombongan sekitar 25 anggota AMPB dilaporkan mengalami insiden saat bus yang mereka tumpangi melintas di Tol Karawang, Senin (24/8/2026).

Bus tersebut diduga terkena lemparan benda dari atas jembatan. Akibat kejadian itu, kaca depan bus pecah dan serpihannya mengenai tiga penumpang.

Botok mengatakan dua orang yang mengenakan jaket dan masker diduga melempar benda dari atas jembatan tol. Tiga penumpang dilaporkan mengalami luka ringan.

Botok menduga insiden tersebut berkaitan dengan rencana keberangkatan warga Pati menuju Jakarta untuk mengikuti aksi pada 27 Agustus 2026.

Namun, klaim mengenai adanya tekanan terhadap sopir bus serta dugaan keterkaitan insiden di Tol Karawang dengan rencana aksi masih memerlukan konfirmasi dari pihak kepolisian.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.