Sebut Karhutla di Kalsel Tak Separah Layaknya Medsos, Berikut Profil KSAL Muhammad Ali
M.Risman Noor August 25, 2026 07:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Muhammad Ali melakukan peninjauan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara langsung di Kota Banjarbaru, Kalsel pada Sabtu (22/8/2026) kemarin.

Tak sendiri, KSAL datang ke Kalsel bersama Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops), Komjen Fadil Imran dan Forkopimda Provinsi Kalsel.

Dua pejabat tinggi di TNI dan Mabes Polri ini merupakan utusan dari Presiden RI, Prabowo Subianto yang diintruksikan untuk meninjau karhutla di Kalsel.

KSAL dan rombongan sempat meninjau karhutla yang terjadi di Jalan Sempati Tegal Arum, RT 44 RW IX Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru.

Selain meninjau, rombongan juga ikut melakukan pemadaman api yang berkobar di lahan semak belukar. 

Baca juga: Jago Merah Gegerkan Warga Sungai Baring Amuntai, Satu Rumah Ludes Terbakar

Baca juga: Melerai Cekcok Saat Pesta Miras, Pria Ini Dihadiahi Tusukan di Dada, Begini Kondisinya

Setelah dari lokasi karhutla, rombongan kemudian menuju posko karhutla dekat Bandara Syamsudin Noor di Jalan Lingkar Utara Banjarbaru.

KSAL mengatakan setelah tiba di Kalsel, pihaknya langsung menuju titik karhutla yang terjadi di wilayah Landasan Ulin. 

“Ini baru saja kita meninjau langsung ke titik api yang berada di daerah sini, bersama Pak Gubernur, bersama Pak Asops dari Polri, Kapolda, kemudian seluruh Forkopimda dan juga Pak Haji Hisam. Ini kita melihat langsung bagaimana anggota secara gabungan dari BPBD, BNPB, kemudian dari Basarnas, dari TNI-Polri melaksanakan pemadaman,” kata KSAL. 

Kedatangan KSAL ini pun ramai menuai sorotan bahkan viral di media sosial.

Lantas siapakah sebenarnya sosok KSAL Muhammad Ali?

Laksamana Madya Muhammad Ali sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/12/2022).

Pelantikan dilakukan Presiden Joko Widodo menggantikan posisi pejabat sebelumnya Yudo Margono yang kini menjadi Panglima TNI.

Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 100/TNI Tahun 2022 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan KSAL yang dibacakan Sekretaris Militer Presiden Laksamana Muda TNI Hersan.

Pengambilan sumpah langsung dilakukan Presiden Jokowi setelah sebelumnya surat keputusan selesai dibacakan.

Lantas, siapakah Muhammad Ali

Saat baru lulus dari Akademi Angkatan Laut (AAL) pada 1989, Ali muda dibesarkan di kapal selam TNI AL.

Hal ini terlihat dari rekam jejak Ali pada awal-awal ia meniti karier di matra laut.

Tugas pertamanya, yakni menjadi Perwira Departemen Operasi Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Sigalu-857 pada 1990.

Dua tahun berikutnya, atau tepatnya pada 1992, Ali berpindah dari kapal patroli cepat kelas attack ke kapal selam KRI Nanggala-402.

Di kapal selam ini, ia mengampu jabatan sebagai Asisten Perwira Divisi Ekasen.

Baca juga: Kunjungi Posko Karhutla Tanahlaut, Bupati H Rahmat Pantau Langsung Titik Api

Pada 1993, Ali berpindah dari kapal selam KRI Nanggala ke kapal selam KRI Pasopati-410 dengan jabatan sebagai Perwira Torpedo.

Ali menduduki posisi tersebut selama dua tahun sebelum akhirnya kembali lagi ke kapal selam KRI Nanggala-402 sebagai Perwira Divisi Komunikasi (Padivkom) pada 1995 dan Kepala Departemen Leksen KRI Nanggala-402 pada 1996.

Saat berpangkat mayor, atau pada periode 1996, Ali pernah menjabat sebagai Kasi Taktik Sops Komando Armada Timur dan Kadalsen Divlat Dep Sewaco Puslattlekdalsen Kodikal pada 2000 hingga 2003.

Seusai betugas di luar kapal perang kurang lebih selama tujuh tahun, Ali pun kembali lagi ke kapal selam.

Tak tanggung-tanggung, Ali langsung menjabat sebagai Komandan KRI Nanggala-402 pada 2004-2005.

Setelah dua tahun memimpin KRI Nanggala-402, Ali kemudian berkelana di luar kapal perang menjadi Pasops Satsel Koarmatim pada 2006, Pabandya Renstra Paban I Renstra Srena KSAL pada 2006 hingga 2009.

Jauh ke depan, ketika berpangkat Laksamana Pertama, Ali menjabat Pati Sahli KSAL Bidang Ekojemen pada 2015, Staf Khusus KSAL pada 2015, Danguskamlabar pada 2015-2017, dan Waasrena KSAL 2017 sampai 2018.

Selanjutnya saat berpangkat Laksamana Muda, Ali dipercaya menjadi Gubernur AAL pada 2018-2019, Koorsahli KSAL pada 2019, Panglima Komando Armada I pada 2019 hingga 2020, dan Asrena KSAL pada 2020 hingga 2021.

Setelah itu, Ali mendapat promosi menjadi perwira bintang tiga dengan menjabat sebagai Pangkogabwilhan pada 2021. (banjarmasinpost.co.id/danti ayu)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.