Rafa Benitez menjelaskan mengapa masa kepelatihan Xabi Alonso di Real Madrid menjadi begitu rumit: ‘Banyak politik’
Agus Firmansyah August 25, 2026 07:56 PM

Xabi Alonso datang ke Real Madrid dengan salah satu reputasi terkuat di sepak bola Eropa.

Pekerjaannya di Bayer Leverkusen telah menempatkannya sebagai salah satu pelatih muda paling menarik dalam permainan ini, dan kepulangannya ke Santiago Bernabeu tampak sebagai langkah alami berikutnya dalam karier kepelatihannya.

Namun, kenyataannya tidak berjalan seperti itu.

Masa Alonso sebagai pelatih Real Madrid berakhir jauh lebih cepat dari yang diperkirakan, memunculkan pertanyaan mengapa seorang pelatih yang meraih begitu banyak kesuksesan di Jerman kesulitan memberikan dampak yang sama di klub tempat ia pernah menjadi pemain kunci.

Kini, Rafa Benitez memberikan pandangannya tentang apa yang membuat pekerjaan di Real Madrid sangat sulit bagi mantan pemain internasional Spanyol tersebut.

Berbicara menjelang laga Fulham melawan Chelsea, Benitez, yang melatih Alonso selama periode suksesnya di Liverpool, menunjuk pada lingkungan yang mengelilingi raksasa Spanyol itu.

Real Madrid memecat Xabi Alonso pada Januari 2026.

Benitez berada dalam posisi yang sangat tepat untuk membahas situasi Alonso.

Keduanya bekerja bersama saat Alonso berada di Liverpool, ketika Benitez membantu mengarahkan sang gelandang melalui beberapa tahun paling sukses dalam karier bermainnya.

Hubungan mereka memberi pelatih veteran itu pemahaman yang dekat mengenai kepribadian Alonso dan pendekatannya terhadap sepak bola.

Selain itu, Benitez juga mengetahui tuntutan di Real Madrid secara langsung.

Sebagai produk sistem akademi klub, ia kemudian bekerja dengan Castilla sebelum menangani tim utama pada musim 2015/16.

Periodenya sendiri berlangsung singkat, hanya 18 pertandingan, dan itu memberinya pengalaman langsung tentang betapa cepat situasi bisa menjadi rumit di Santiago Bernabeu.

Rafa Benitez memang sempat menjalani periode singkat di Real Madrid.

Dengan pengalaman bertahun-tahun di Spanyol dan Inggris, serta kesuksesan besar bersama Liverpool, penilaian Benitez mengenai perpisahan Alonso dengan Real Madrid memiliki kredibilitas yang kuat.

Benitez ditanya tentang Alonso saat tampil di BBC, dan ia memulai dengan menyoroti alasan mengapa mantan gelandang Real Madrid itu layak mendapatkan kesempatan tersebut.

“Dia tampil sangat baik di Bayer Leverkusen dan itulah mengapa dia pergi ke Real Madrid. Dia mirip dengan saya.”

Pelatih asal Spanyol itu kemudian menjelaskan apa yang menurutnya menjadi ciri pendekatan Alonso sebagai seorang manajer.

“Dia suka bekerja keras, mengatur berbagai hal, dan berbicara dengan para pemain tentang apa yang ingin mereka lakukan.

“Tetapi ada banyak politik di Real Madrid, dan mungkin itulah sebabnya semuanya menjadi lebih rumit,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.