Ikuti Rakor Bersama Gubernur dan Wamenko, Wali KotaBanjarbaru Paparkan Penanganan Karhutla
Irfani Rahman August 25, 2026 07:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Wali Kota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby, Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru mengikuti rapat koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhurla) di wilayah Kalimantan Selatan bersama Gubernur Kalsel, Selasa (25/8/2026).

Bertempat di Kediaman Gubernur Kalsel di Kota Banjarmasin, rapat ini dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin berserta Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq.

Dalam rakor karhutla ini, Wali Kota Banjarbaru hadir didampingi Sekretaris Daerah, Sirajoni, bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru, Zaini.

Pada kesempatan itu, perwakilan Pemko Banjarbaru memaparkan langkah pemantauan titik api di wilayah rawan di Banjarbaru seperti Guntung Damar, Pengayuan, hingga Cempaka.

Gubernur Kalsel dan Wamenko Pangan terkait penanganan karhutla, Selasa (25/8/2026
Gubernur Kalsel dan Wamenko Pangan terkait penanganan karhutla, Selasa (25/8/2026) siang

Dalam rapat iru, Wali Kota Lisa turut menyampaikan bahwa penanganan Karhutla di Kota Banjarbaru dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan TNI, Polri, Brimob, BPBD, serta para relawan.

Ia mengungkapkan, di Kecamatan Lianganggang, sebanyak 379 relawan bersama 10 unit armada truk turut disiapkan untuk mendukung penanganan Karhutla.

Ketersediaan air turut menjadi perhatian dalam upaya pemadaman, mengingat debit air di Riam Kanan dilaporkan mengalami penyusutan. 

Selain itu, sejumlah wilayah rawan Karhutla di Banjarbaru, seperti kawasan hutan lindung, Pengayuan, dan Guntung Damar, menjadi fokus pemantauan.

Wali Kota Banjarbaru juga secara khusus mengusulkan pemantauan kualitas udara secara berkelanjutan guna menekan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang telah berdampak pada sekitar 23 ribu warga.

“Upaya tanggap darurat dan pemantauan kesehatan ini diupayakan untuk melindungi keselamatan warga, menekan angka penderita ISPA, serta menjaga kualitas lingkungan udara kota,” katanya. (AOL)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.