Terdengar Ledakan Disusul Teriakan, Gudang Penyimpanan Barang Bekas Hotel di Mahendradatta Terbakar
Ida Ayu Suryantini Putri August 25, 2026 08:03 PM

 


TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebuah gudang penyimpanan barang bekas hotel milik PT Inka Mandiri Internusa di Jalan Mahendradatta No. 9C, Padangsambian Klod, Denpasar Barat, ludes terbakar pada Selasa 25 Agustus 2026 sore. 

Insiden yang diawali suara ledakan keras ini mengakibatkan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp300 juta. 

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh Erna (61) seorang petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) yang sedang menyapu jalan di sekitar lokasi kejadian sekitar pukul 15.27 WITA.

"Petugas kebersihan mendengar adanya suara ledakan dari dalam area gudang, disusul teriakan warga sekitar," ujar Kanitreskrim Polsek Denpasar Barat Iptu Ekky Nurwenda Putra.

Baca juga: Kondisi Pariwisata Desa Sade Lombok NTB Pasca Kebakaran dan Rencana Rekonstruksinya

Melihat kobaran api mulai membesar, petugas kebersihan tersebut segera menghubungi karyawan gudang bernama Andika (28). 

Mendapat kabar tersebut, Andika langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Denpasar sembari bergegas menuju lokasi kejadian.

Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah. Upaya pemadaman berlangsung cepat dan api berhasil dikuasai secara menyeluruh sekitar pukul 16.10 WITA.

Baca juga: 5 Kebakaran Lahan Terjadi di Jembrana Bali dalam Sepekan, Warga Diminta Waspada Saat Kemarau Ekstrem

"Api berhasil dipadamkan total sekitar 40 menit setelah penanganan oleh tiga unit armada damkar," jelas Iptu Ekky.

Meski tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, seluruh isi gudang hangus terbakar. 

Barang-barang yang musnah meliputi mesin genset, pendingin ruangan (AC), serta berbagai perabot bekas hotel seperti kasur, meja, kursi, lukisan, dan handuk.

Terkait pemicu kobaran api, Unit Identifikasi Polresta Denpasar masih melakukan penyelidikan mendalam di tempat kejadian perkara.

"Untuk sumber api penyebab kebakaran sampai saat ini belum dapat dipastikan dan masih dalam investigasi lanjutan," pungkasnya. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.