Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sebanyak 72 peserta dari empat negara mengikuti ajang Gelanggang Galeri Sastra 1 di Johor Bahru, Malaysia, Sabtu lalu. Indonesia diwakili oleh 9 orang peserta, sedangkan Malaysia ada 59 orang, dan Singapura ada empat orang.
Rangkaian kegiatan yang mengusung tema 'Putri Gunung Ledang' ini terselenggara berkat dukungan penuh dari Kegiatan Gelanggang Galeri Sastra 1 bekerja sama dengan KGS dan Persatuan Penulis Johor (PPJ), Aradea Enterprise, dan penerbit Pena Padu, termasuk Dewan Bahasa dan Pustaka (DBP) Malaysia yang hadir sebagai juri perlombaan.
"Tahun ini tahun pertama pelaksanaan ajang ini dengan mengambil tema Putri Gunung Ledang dan memperlombakan dua kategori, yaitu cerpen dan puisi," kata Eduar Daud, mewakili Ketua Komunitas Galeri Sastra, Syahbudhin Dg. Palabi, Selasa (25/8/2026).
Dia menambahkan, prosesi lomba menulis sudah dimulai sejak 1 Februari hingga 10 Mei 2026. Sementara Gelanggang Galeri Sastra 1 di Malaysia sebagai puncak kegiatan dari ajang lomba tersebut dengan menyediakan hadiah sebesar Rp20 juta bagi pemenangnya.
"Acara ini disertai dengan bincang sastra, pembacaan cerpen dan puisi, serta persembahan seni budaya dari peserta Indonesia dan Malaysia," katanya.
Menurutnya, Gelanggang Galeri Sastra sebagai ajang tahunan lomba menulis karya sastra, seperti cerpen, puisi, fiksi mini, pantun, dan lain-lain yang diselenggarakan oleh KGS dengan target peserta ialah para penulis sastra lingkup Asia Tenggara maupun negara lain.
Ketua Penyelenggara Gelanggang Galeri Sastra 1, Puan Ezatul Hanim Yahya menyebutkan dengan jargon 'Harmoni Sastra Inspirasi Tak Terbatas', KGS terus berkomitmen menjadi komunitas sastra yang inklusif, inovatif, dan inspiratif dalam mengembangkan budaya literasi di tingkat lokal dan internasional.
Selain itu juga, meningkatkan kualitas literasi, serta memberi kontribusi nyata terhadap perkembangan dunia sastra global sebagaimana yang tertuang dalam visi misi KGS.
"Dukungan Tuhan Yang Maha Esa, para pengurus dan seluruh anggota KGS di empat negara, semoga KGS terus berkarya dan menjadi wadah kreativitas yang mengayomi para penulis sastra Melayu serumpun," ujar Ezatul.
Semua perwakilan negara mempersembahkan ragam karya budayanya masing-masing. Nur Asrianti, salah seorang peserta Indonesia mengatakan, penampilan semua perwakilan negara sangatlah bagus, sehingga dapat semakin mempererat tali silaturahmi antarpeserta dari empat negara.
Ajang Gelanggang Galeri Sastra 2 dan 3 tahun 2027 akan diselenggarakan di Brunei Darussalam dan Malaysia, kemudian Gelanggang Galeri Sastra 4 tahun 2028 di Indonesia.