DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Padukan Prestasi dan Spiritual di Jawa Timur
ferri amiril August 25, 2026 08:22 PM

 

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Tanggal 24 dan 25 Agustus 2026 menjadi momentum istimewa bagi keluarga besar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung.

Dalam perjalanan ke Jawa Timur, rangkaian kegiatan kader partai memadukan tiga dimensi sekaligus, yakni prestasi olahraga, napak tilas sejarah perjuangan partai, serta kegiatan spiritual dan kebangsaan.

Wakabid Politik DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung, Aji Purwana, S.P., S.H., mengatakan momentum tersebut menjadi bagian dari upaya merawat semangat perjuangan sekaligus memperkuat karakter kader.

"Rangkaian ini memadukan ideologi, prestasi, dan doa dalam satu garis waktu. Dari Surabaya hingga Blitar, kami ingin terus melanjutkan estafet perjuangan dengan mengukir prestasi dan setia pada sejarah," ujar Aji.

Banteng Jabar FC Juara Soekarno Cup 2026

Dimensi pertama hadir melalui prestasi di lapangan hijau.

Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, menjadi saksi keberhasilan Banteng Jawa Barat FC yang mengukuhkan diri sebagai juara utama Kejuaraan Soekarno Cup 2026.

Turnamen sepak bola U-17 tersebut merupakan ajang olahraga berjenjang yang digelar PDI Perjuangan, mulai tingkat DPC, DPD provinsi hingga putaran nasional.

Selain menjadi wadah kompetisi, Soekarno Cup juga diarahkan untuk menjaring bibit atlet muda sekaligus membangun karakter dan semangat kebangsaan melalui olahraga.

Dalam skuad Jawa Barat FC, terdapat dua pemain asal Kabupaten Bandung, yakni Angga dari Cicalengka dan Fadlan dari Ciparay.

Keduanya menjadi bagian dari semangat juang anak muda Kabupaten Bandung di panggung nasional.

Aji menyebut kemenangan tersebut menjadi bukti bahwa mental petarung para pemain muda tetap menyala.

"Rasa bangga tak terkira atas kemenangan Banteng Jabar FC. Spirit juang ini menjadi bukti nyata bahwa mental petarung Banteng Kabupaten Bandung selalu menyala di lapangan hijau," katanya.

Napak Tilas KLB PDI 1993

Usai agenda olahraga, perjalanan berlanjut ke Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

Tempat tersebut memiliki arti penting dalam sejarah PDI karena menjadi lokasi Kongres Luar Biasa (KLB) PDI pada Desember 1993.

KLB tersebut menjadi salah satu tonggak penting perjalanan politik PDI ketika Megawati Soekarnoputri terpilih secara de facto sebagai Ketua Umum PDI.

Bagi kader PDI Perjuangan Kabupaten Bandung, kunjungan tersebut bukan sekadar perjalanan wisata sejarah.

Napak tilas dilakukan untuk mengingat kembali dinamika perjuangan partai, termasuk masa ketika kepemimpinan Megawati menjadi simbol perlawanan politik pada era Orde Baru.

"Kami kembali melangkah ke akar perjuangan. Menolak lupa, kami datang untuk merawat api perlawanan dan kesetiaan pada garis perjuangan partai," ujar Aji.

Ziarah ke Makam Bung Karno

Dimensi ketiga hadir melalui kegiatan spiritual dan kebangsaan di Blitar.

Rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kompleks Makam Proklamator Ir. Soekarno di Bendogerit, Blitar.

Ziarah tersebut menjadi momentum untuk mendoakan Bung Karno sekaligus merefleksikan kembali nilai-nilai Pancasila dan pemikiran Sang Proklamator.

Kegiatan itu juga bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada 25 Agustus 2026.

Para peserta mengintegrasikan perjalanan dengan pembacaan salawat, doa bersama, serta penghormatan terhadap keteladanan Nabi Muhammad SAW.

Momentum tersebut dinilai memperkuat sisi spiritual para kader sekaligus mempertemukan nilai keagamaan dengan semangat kebangsaan.

Aji mengatakan, perpaduan ziarah dan peringatan Maulid menjadi pengalaman yang memiliki makna tersendiri.

"Memadukan salawat kepada Rasulullah SAW dan penghormatan mendalam kepada Sang Proklamator bangsa memperkuat iman dan nasionalisme kami," ucapnya.

Dengan demikian, rangkaian perjalanan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung di Jawa Timur tidak hanya berisi agenda olahraga.

Kemenangan Soekarno Cup, napak tilas sejarah KLB PDI 1993, hingga ziarah ke makam Bung Karno dan peringatan Maulid Nabi menjadi satu rangkaian yang menyatukan prestasi, sejarah, ideologi, spiritualitas, dan kebangsaan.

Dari Surabaya hingga Blitar, keluarga besar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya untuk terus menjaga semangat perjuangan dan meneruskan estafet ideologi partai.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.