Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sa’dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Bupati Aceh Barat Tarmizi SP bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial Aceh Barat menyalurkan bantuan masa panik kepada dua warga korban kebakaran di Gampong Meureubo, Kecamatan Meureubo, Selasa (25/8/2026).
Bantuan tersebut diberikan kepada Mohammad Daud dan Suriati, pemilik dua ruko yang terbakar dalam peristiwa kebakaran pada Selasa dini hari sekitar pukul 04.00 WIB.
Plt Kepala BPBD Aceh Barat, Darmawan, mengatakan bantuan masa panik tersebut diberikan untuk memenuhi kebutuhan dasar sekaligus meringankan beban korban setelah mengalami musibah.
“Bantuan masa panik disalurkan kepada korban kebakaran atas nama Mohammad Daud dan Suriati,” kata Darmawan dalam laporan penanganan BPBD Aceh Barat.
Masing-masing korban menerima jenis dan jumlah bantuan yang sama. Bantuan tersebut berupa tiga sak beras dengan total 15 kilogram, empat kaleng sarden, empat liter minyak goreng, dan dua paket sembako.
Selain kebutuhan pangan, pemerintah juga menyerahkan dua lembar selimut, 10 lembar seng, satu kotak paku seng, 10 lembar tripleks, satu kotak paku tripleks, empat lembar rabung seng, serta dua unit kasur lipat.
Penyaluran bantuan dilakukan pada hari yang sama setelah kebakaran menghanguskan dua unit ruko milik kedua korban.
Baca juga: Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Ie Masen Kayee Adang, Pemko Banda Aceh Salurkan Bantuan
Sebelumnya, dua unit ruko satu lantai berkonstruksi semi permanen di Gampong Meureubo terbakar. Salah satu ruko digunakan sebagai usaha konter telepon seluler dan pulsa, sedangkan satu ruko lainnya dalam kondisi kosong karena sedang direhabilitasi.
Laporan kebakaran diterima BPBD Aceh Barat sekitar pukul 04.00 WIB. Petugas Damkar Pos Meureubo bersama personel Mako BPBD Aceh Barat langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.
Proses pemadaman sempat terkendala karena aliran listrik utama masih menyala. Pemutusan aliran listrik harus dilakukan melalui PLN Provinsi karena pengendalian arus berada di tingkat provinsi, berdasarkan informasi dari petugas PLN Meulaboh.
Petugas akhirnya berhasil memadamkan api. Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut.
BPBD Aceh Barat memperkirakan kerugian akibat kebakaran mencapai sekitar Rp250 juta. Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
(sb)