BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN- Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) mengambil langkah strategis melalui pelaksanaan tes psikologi bakat dan minat bagi murid SMP kelas VIII dan IX se-Kabupaten HSS.
Kegiatan perdana digelar Senin (24/8/2026) di SMPN 1 Angkinang dihadiri Bupati HSS, H Syafrudin Noor, SE, S.Sos bersama Kepala Disdikbud, Ronaldy Prana Putra, tim Psikotes PT Indo Pratama Konsultan, serta Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Angkinang beserta dewan guru.Pelaksanaan tes bakat minat menyasar 4.184 murid SMP di seluruh Kabupaten HSS yang terlaksana hingga akhir Oktober 2026.
Bupati HSS, Syafrudin Noor menyampaikan kegiatan ini merupakan komitmen Pemkab HSS dalam memberikan perhatian terhadap perkembangan peserta didik, bukan hanya dari sisi akademik, tetapi juga dari aspek potensi dan karakter pribadi.
"Alhamdulillah. mulai hari ini Pemkab bekerja sama dengan PT Indo Pratama Konsultan melaksanakan psikotes bagi murid SMP kelas 8 dan 9. Tujuannya untuk mengetahui potensi diri, minat, bakat, kecerdasan, serta karakter mereka," ujar Bupati.
Menurutnya, pemetaan tersebut penting dilakukan agar potensi yang dimiliki setiap siswa dapat diketahui lebih awal, baik oleh orang tua, guru, dan pemerintah. Mengetahui itu, akan memudahkan dalam memberikan pendampingan serta mengarahkan anak sesuai dengan kemampuan dan kecenderungan masing-masing.
Setiap anak memiliki keunikan. Ada yang menonjol dalam bidang akademik, seni, olahraga, kepemimpinan, keterampilan, maupun bidang lainnya. Mengenali potensi sejak dini menjadi salah satu langkah penting agar anak dapat berkembang secara optimal dan tidak kehilangan kesempatan untuk mengasah keunggulannya.
Bupati Syafrudin Noor menegaskan, Pemkab HSS ingin membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berkualitas.
"Kita ingin membentuk karakter yang berkualitas untuk anak-anak generasi di HSS, menjadikan generasi emas berkualitas dan cerdas," tuturnya.
Ia berharap hasil pemetaan psikologis tersebut dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam mendampingi perjalanan pendidikan para siswa, termasuk membantu mereka mengenali kekuatan dan potensi diri sebagai bekal menentukan pilihan pendidikan maupun pengembangan diri di masa mendatang.
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya membangun pendidikan yang semakin adaptif terhadap kebutuhan setiap peserta didik. Memahami karakter dan potensi anak, proses pendidikan diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian nilai, tetapi juga pada pembentukan pribadi yang percaya diri, berkarakter, memiliki arah, dan mampu mengembangkan kemampuan terbaiknya.
Pelaksanaan psikotes bagi ribuan siswa SMP ini menjadi salah satu bentuk investasi Pemerintah Kabupaten HSS terhadap sumber daya manusia. Pembangunan daerah pada akhirnya sangat bergantung pada kualitas generasi yang dipersiapkan sejak hari ini.
Data dan hasil pemetaan tersebut dapat menjadi pijakan dalam memberikan pendampingan yang lebih tepat sesuai kebutuhan dan karakter peserta didik. Pemkab HSS meneguhkan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga mengenali, membimbing, dan menumbuhkan potensi setiap anak menuju generasi emas yang berkualitas, berkarakter, dan berdaya saing. (AOL)