TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan truk bermuatan tebu terjadi di Jalan Jogja-Solo Km 15, jalur lambat arah Solo, tepatnya di Bogem, Tamanmartani, Kalasan, Kabupaten Sleman, pada Selasa (25/8/2026) siang. Insiden ini sempat membuat arus lalu lintas dialihkan sementara akibat muatan tebu yang tumpah ke badan jalan.
Kasihumas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 13.10 WIB. Truk tersebut dikemudikan oleh seseorang berinisial S (39) warga Jumantono, Kabupaten Karanganyar. Berdasarkan hasil penanganan awal, kronologi kejadian bermula ketika truk melaju dari arah timur menuju barat melalui jalur lambat.
"Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan diduga oleng ke kanan hingga menabrak pembatas jalan dan kemudian terguling," ujar Argo.
Akibat peristiwa tersebut, muatan tebu tumpah di jalanan. Kendaraan juga rusak dibagian bamper depan dan kaca pecah dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp 1 juta rupiah. Meskipun kendaraan mengalami kecelakaan cukup parah, pengemudi dilaporkan selamat. S hanya mengalami nyeri pada bahu kanan, dalam kondisi sadar, dan tidak harus menjalani perawatan medis.
Petugas yang mengetahui insiden kecelakaan tersebut, langsung bergerak cepat mendatangi lokasi dan melaksanakan olah TKP awal. Mengamankan barang bukti di tempat kejadian dan mengumpulkan keterangan dari para saksi serta alat bukti pendukung.
Petugas kepolisian sempat mengalihkan arus lalu lintas sementara ke jalur alternatif. Hal ini dilakukan, untuk memperlancar proses evakuasi truk yang terguling serta mengutamakan keselamatan pengguna jalan.
Setelah proses evakuasi kendaraan dan pembersihan muatan tebu selesai dilakukan, arus lalu lintas di lokasi kejadian kembali normal dan dapat dilalui pengendara dengan lancar. Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengendara agar selalu berhati-hati dan berkonsentrasi saat berkendara di jalan raya.
"Kami juga mengimbau pengendara untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan, serta menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan dan lingkungan sekitar. Pengendara juga diingatkan untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama," kata Argo.(*)